Surat untuk YLSA

Kesan dari Peserta Pelatihan #Ayo-PA! Online

Berikut ini adalah kesan dari peserta SABDA Live untuk Training Penggunaan Aplikasi Alkitab SABDA. Kiranya menjadi berkat.

"Aplikasi dari SABDA paling mudah digunakan, jadi orang gaptek pun dapat menjalankannya."
[L C]

"Terima kasih tim SABDA. Saya sudah lama menginstal sebagian aplikasi SABDA, sangat-sangat membantu sekali. Hari ini, lebih jelas lagi."
[Ilona Karamoy]

"Terima kasih untuk Ibu Evie dan Ibu Yulia. Kami sudah bisa mempraktikannya dan sudah download aplikasinya. Kami juga belajar lagi dari tutorial Studi Alkitab SABDA, meski masih lambat. Saya juga dibantu dengan YouTube, jadi bisa belajar pelan-pelan. Terima kasih pelajarannya. Tuhan Yesus memberkati!"
[Ibu Nanik]

"Alur presentasi yang seperti tadi sangat menolong peserta. Ada ruang untuk mencerna dan bertanya di antara materi-materi yang disampaikan."
[Yudo]

Kesaksian Peserta SABDA Live Vision Talks

Kesaksian Peserta SABDA Live Vision Talks

"Saya dapat wawasan luas tentang perkembangan terkini dari SABDA dalam Digital IT untuk kaum awam seperti saya, dan memperlengkapi saya untuk pelayanan di tempat kami. Pembawa materi bagus dan komunikatif. Host serta admin bagus semua, cepat merespons dan tanggap. Tuhan Yesus memberkati. Saya menemukan beberapa solusi untuk saya bisa terapkan nanti dalam pelayanan anak di gereja lokal kami juga. Terima kasih banyak SABDA Live!"
[Melce Yonatan Lomi]

"Pelajaran penting bagi saya adalah ternyata saya tidak sendiri yang sedang berjuang untuk mengadakan PA, baik online maupun offline. Jadi, memotivasi saya untuk tetap semangat."
[Dedy Yanuar]

"Pertama, SABDA adalah salah satu dari bagian tubuh Kristus yang terpanggil menjadi mitra misi dan ikut memperlengkapi perorangan/organisasi gereja/lembaga Kristen yang sevisi dan semisi memberitakan Injil Kerajaan Allah & pengajaran tentang Tuhan Yesus Kristus dengan menggabungkan media/tools konvensional dengan digital kepada jiwa-jiwa (termasuk para Digital Native) yang sedang haus dan mencari-cari kebenaran yang hanya didapatkan dalam Kristus. Kedua, memohon kepada Roh Kudus, kiranya berkenan memimpin dan memberikan hikmat kepada perorangan/organisasi gereja/lembaga Kristen untuk membuat atau menggunakan perangkat dan tools digital pelayanan pemberitaan Injil & pengajaran tentang Tuhan Yesus Kristus, baik atau tidak baik waktunya (misalkan: pada waktu dan pascapandemi atau nanti katanya endemi COVID-19 dan krisis-krisis lainnya pada masa depan). Ketiga, pembawa materi menguasai materi yang padat dan sesuai dengan trend dunia sekitar yang menjadi masukan untuk pelayanan misi gereja-gereja kini dan ke depan."
[Julius Manullang]

"Sebagai yang baru memulai untuk melayani, saya sangat terbantu dengan mengikuti kegiatan SABDA Live, khususnya materi-materi di Zoom Meeting sejak Mei 2020. Saya sudah menerapkannya dalam pelayanan, khususnya pada era COVID-19 ini, dengan fasilitas yang ada. Perlu belajar dan aktif buka situs-situs SABDA untuk menambah pengetahuan lebih lagi agar mengerti dan tidak salah dalam memberitakan kebenaran Injil."
[Hendrik Setlight]

"Terus terang waktu saya diundang oleh Ibu Fero untuk ikut SABDA Live, saya ragu. Saya sudah tahu dan kenal SABDA karena saya bergabung dalam PESTA yang diadakan SABDA sejak 2014, dan sudah mengikuti semua pelajaran teologi yang disediakan. Namun, ada satu rasa penasaran yang terus mengganggu dalam hati saya yang akhirnya membuat saya mengambil keputusan untuk ikut daftar. Hari pertama, terus terang kepala saya sakit. Sepertinya materinya sulit dicerna dan berlangsung dalam durasi yang lama. Saya tidak sabaran dan mulai malas mengikuti. Namun, setelah coba ikut lagi pada hari-hari berikutnya, saya baru mulai merasa tertarik. Oleh sebab itu, saya ikut memberi komentar-komentar. Kemudian, saya juga berterima kasih karena ditunjuk dan diberi kesempatan untuk sharing dalam diskusi itu. Saya juga ditunjuk untuk memimpin doa. Semua itu membuat saya semakin bersemangat meskipun sharing saya belum tentu menarik bagi rekan-rekan peserta yang lain, tapi ada sukacita yang muncul dalam hati saya.

Saya merasa semua materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi kita semua untuk bisa kita bagikan di gereja kita masing-masing. Terus terang, gereja-gereja pada era digital seperti saat ini belum semuanya dapat menjalankan pelayanan digitalnya dengan baik. Nah, pelajaran yang saya dapat dalam SABDA Live ini dapat membantu gereja-gereja menambah wawasan dan mulai menerapkannya. Dengan demikian, gereja Tuhan dapat semakin solid untuk menjangkau jiwa-jiwa baru ... Saya rasa SABDA adalah salah satu wadah yang Tuhan sediakan untuk melayani gereja-gereja yang ada melalui anggota-anggotanya seperti saya ini. Itulah yang menjadi satu kebahagiaan buat saya. Kiranya SABDA boleh semakin solid, kompak, semakin diberkati, dan dipakai Tuhan. Tuhan Yesus memberkati."
[Eveline Tay]

"SABDA sangat mendukung dalam perjalanan iman Kristen secara umum, tapi terkhusus juga buat saya. Menemani saya dalam belajar untuk lebih mengenal firman-Nya dengan lebih baik. Dan, sekarang dengan adanya masa pandemi COVID-19 ini, SABDA juga sudah membuka wawasan kita lebih jauh tentang dunia online atau dunia digital. Bahan-bahan SABDA yang ada di SABDA.org juga setara dengan materi S1 Teologi. Terima kasih juga sudah menjadi teman saya dalam membantu belajar firman Tuhan dengan lebih baik. Saya juga belajar menulis karena SABDA. Ternyata Tuhan menumbuhkan passion ini semakin besar dan sekarang saya juga membantu tim di gereja untuk menulis renungan harian bagi jemaat. Maju terus SABDA dalam core ministry yang sudah Tuhan tetapkan untuk menjadi berkat bagi kekristenan pada umumnya."
[Rudhy Handoko]

"Materi dan fitur-fitur SABDA sangat lengkap dan isinya mendalam. Sangat berguna untuk memperlengkapi orang percaya dalam bertumbuh dan melayani. Ada banyak aplikasi SABDA untuk memperlengkapi kita secara efektif dan optimal. Cara penggunaan aplikasinya sederhana, tidak terlalu sulit. Tim SABDA cukup menguasai materi-materi yang dipresentasikan. Kerja sama tim cukup baik. Orang-orangnya kompeten, kreatif, inovatif, dan rendah hati. Menurut saya, regenerasi di SABDA berjalan dengan sangat baik. Di balik program-program SABDA, ada motor penggeraknya yang sangat menyadari siapa 'Tuan-nya' dan mempunyai motivasi yang sangat kuat, kompetensi yang andal, visi yang jelas, dan strategi yang baik untuk mencapai sasaran sehingga dihasilkan program-program yang bermutu untuk dapat mengarahkan orang kepada Kristus. Secara pribadi, saya sangat salut dengan tim SABDA dan terutama motor penggeraknya. Tadinya saya hanya tahu sedikit sekali tentang SABDA, dan hanya kadang-kadang menggunakannya. Dengan mengikuti Zoominar dari SABDA Live, saya memperoleh informasi yang lebih lengkap tentang program SABDA dan tim SABDA sehingga ingin mencoba memakai berbagai fitur dan aplikasi SABDA. Perlu publikasi yang lebih banyak tentang program dan aplikasi SABDA sehingga semakin banyak orang yang terberkati melalui SABDA. Selamat melayani buat tim SABDA. Tuhan Yesus memberkati."
[Xandra Sigalingging]

Kesan Pesan Peserta DiskuSI ONline (SION) IT4GOD

Berikut ini adalah beberapa respons peserta terhadap materi IT4GOD yang disampaikan oleh YLSA dalam kegiatan SION yang diselenggarakan oleh PMK STIKES Nasional, Surakarta pada 2 Mei 2020. Kiranya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menggunakan IT untuk kemuliaan Tuhan!

"Melalui presentasi IT4GOD, hal menarik yang saya dapatkan adalah saya bisa tahu bagaimana kita tetap dapat memuliakan Tuhan lewat teknologi saat ini. Dari diskusi yang berlangsung, saya juga mendapatkan banyak wawasan tentang problem kehidupan kristiani terkait perkembangan IT."
[Ade Inggrita Ndaparoka]

"Acara diskusi online IT4GOD ini seru, aktif, dan banyak pertanyaan yang memunculkan pertanyaan baru. Saya juga belajar bahwa dewasa ini, ketika pandemi sedang melanda, banyak gereja yang sudah membuka diri untuk menggunakan IT di setiap kegiatannya."
[Arista Dhea]

"Acara SION ini menarik, bisa menambah wawasan mengenai pekabaran Berita Baik melalui IT. Saya belajar bahwa IT sekarang bisa diakses oleh semua orang, memberi kemudahan untuk belajar Firman Tuhan maupun melakukan pelayanan, tetapi [kita] harus tetap berhati-hati dan berhikmat."
[Fistira Dini Elanissan]

"Acaranya keren! Dengan IT, kita dapat menjadi terang dan garam di mana pun Tuhan tempatkan, dan juga menjadi berkat."
[Gabriela Sara]

"Saya merasa diberkati sekali karena dalam masa pandemi COVID-19, tidak ada alasan untuk tidak memberikan berkat kepada orang lain, yaitu dengan teknologi digital yang ada saat ini. Materi ini membuka pemikiran saya dalam menggunakan teknologi untuk perkembangan iman."
[Fitriani wulandari]

Kesan dan Pesan Mengenai Paket Paskah dari YLSA

Easter Kit

Paket Paskah dari YLSA sudah kami informasikan secara gencar dalam berbagai komunitas, situs, publikasi, dan jalur-jalur media sosial lainnya. Kiranya dapat membawa Sahabat dan Pendukung YLSA menghayati Paskah meskipun harus berada #dirumahaja. Berikut ini beberapa respons yang kami terima dari Sahabat YLSA terkait Paket Paskah tersebut.

"Paket Paskah dari SABDA bagus dan oke. Sudah bagus ceritanya. Kalau bisa ada bahan animasi dan tokoh-tokoh Perjanjian Lama untuk anak-anak agar dapat ditonton oleh anak. Untuk cover dan semua sudah oke. Paket Paskah ini juga bisa untuk pelayanan remaja, tetapi harus dimodifikasi lagi sesuai perkembangan digital dan dibuat semenarik mungkin, soalnya anak-anak muda zaman sekarang "bosenan". Ya, mungkin bisa pakai alat peraga, terus instal aplikasi online dan dikasih pembahasan sesuai tafsiran SABDA supaya orang yang melihat dan menonton lebih jelas lagi tentang pendalaman Alkitab."
[Eliab Aloysius Y.]

"Tampilan Paket Paskah ini simple. Bahan-bahan yang tersaji menarik, soalnya berisi tentang Kristus dan tidak terlalu banyak tulisan, hanya intinya yang ditulis. Jadi, orang bisa membacanya dengan cepat karena kalau terlalu panjang isinya, kadang orang jadi "ogah" lanjut baca. Bahan-bahan ini bisa sangat membantu kita, apalagi gereja pada masa-masa ini. Usul ya, untuk setiap topik bisa ditambahi gambar.
[Sugeng M.]

"Terima kasih YLSA! Kiranya terus menjadi berkat bagi seluruh umat Tuhan."
[Anton Lende Malo]

"Paket Paskah menolong saya untuk menjembatani saya dan anak-anak sekolah minggu saya dalam masa Paskah ini. Mereka harus ada di rumah, tetapi saya tetap dapat memberikan materi Paskah kepada mereka melalui HP dengan bahan-bahan dari SABDA. Selamat Paskah untuk SABDA!"
[Welni]

Kesan dan Pesan Peserta Pelatihan Making Bible Study Tools in Your Language

Selama 5 hari, sekitar 30 orang berjuang dengan bagiannya masing-masing untuk membuat alat-alat studi Alkitab dalam bahasa suku. Di antara mereka, ada yang mewakili beberapa suku di Indonesia untuk menolong tim teknis dari SABDA menerjemahkan bahan dan melakukan pengecekan. Selain itu, peserta juga mendapat banyak hal seputar pendalaman Alkitab (PA), baik mengenai sumber, alat, maupun metode PA. Berikut ini beberapa testimoni dari peserta yang mengikuti pelatihan tersebut.

Perwakilan dari Batak Dairi

"Kami mengucapkan terima kasih kepada SABDA yang sudah mengundang kami. Selain belajar di kampus, kami juga bisa belajar di sini. Secara khusus, saya sangat terberkati dari kehidupan para pendiri YLSA, yang selama 25 tahun sampai sekarang kelihatannya sederhana. Namun, pelayanannya sangat luar biasa karena kita lihat sudah banyak yang menggunakan aplikasi-aplikasi dari SABDA dan yang kita buat selama 5 hari ini untuk menjangkau jiwa-jiwa, memelihara jiwa-jiwa, memakai SABDA, dsb.. Banyak yang saya dapat selama 5 hari ini, terutama untuk melakukan PA. Jadi, saya juga mengatakan kepada adik saya untuk membuat program PA dan kita siapkan materinya dengan baik. Ini juga sangat membantu saya untuk membuat skripsi."
[Perwakilan dari Batak Dairi]

Perwakilan dari Batak Toba

"Dalam 5 hari ini, kami berterima kasih kepada panitia SABDA. Kami mendapat pelajaran bahwa penggalian kebenaran akan firman Tuhan sangat penting. Pada awal pertemuan, ada pernyataan, 'Jangan sampai khotbah Anda adalah khotbah yang miskin.' Kata-kata itu sangat menusuk hati saya karena sebagai anak teologi yang akan membagikan tentang firman Tuhan, saya harus dengan benar memahami isi kebenaran yang sebenarnya. Intinya, proses membuat alat studi Alkitab dalam bahasa suku ini sangat bagus dan perlu dibagikan kepada orang-orang di daerah kita masing-masing. Saya sangat mendukung dan sangat tertarik untuk membagikan kepada keluarga dan yang lainnya. Masih banyak orang Batak yang jarang memakai Alkitab bahasa Toba. Namun, kalau mempelajari Alkitab dalam bahasa sendiri, rasanya lebih mudah masuk dalam hati dan akan menolong memahami dengan mudah. Sepanjang seminggu ini, saya sangat senang; saya sangat bangga ikut dalam kegiatan ini. Harapan ke depannya, aplikasi ini bisa digunakan lebih lagi. Kiranya alat-alat ini dapat makin dikembangkan untuk kemuliaan Tuhan."
[Perwakilan dari Batak Toba]

Perwakilan dari Batak Karo

"Selama 5 hari ini, saya disadarkan kembali untuk mencintai budaya saya sendiri. Saya dari Medan dan tanah Karo sangat jauh dari kota Medan -- 4 jam jauhnya -- sebab Sumatra Utara itu luas, kota dan desa sangat-sangat jauh jaraknya. Di tempat saya sendiri, kesadaran akan bahasa daerah itu kurang. Kalo di Jawa bahasa Jawa masih dipelajari, di Medan sudah tidak ada. Setelah mengikuti acara ini, saya jadi tertarik dengan bahasa saya sendiri, dan saya juga rindu teman-teman saya suku Karo, pemuda-pemudi Karo, kembali menghidupkan bahasa Karo itu sendiri, jadi bahasa tidak musnah, tidak punah karena akan ada regenerasi. Lewat acara ini, saya disadarkan untuk melestarikan bahasa dan menghidupkan kembali bahasa Karo di Sumatra Utara."
[Perwakilan dari Batak Karo]

Perwakilan dari Nias

"Saya berterima kasih kepada tim SABDA yang telah mengajari kami untuk menggunakan alat-alat studi Alkitab. Saya sering menggunakan AlkiPEDIA untuk membantu juga dalam proses perkuliahan. Dan, ternyata selain itu, masih banyak alat studi Alkitab lainnya. Jadi, saya berterima kasih untuk SABDA yang sudah mengajari kami untuk menggunakannya. Kiranya pelayanan SABDA makin berkembang, semakin maju, dan terus bersemangat dalam menjalankan misi Tuhan. Selama 5 hari ini, ada hal yang sangat saya ingat, yaitu ketika melakukan PA, kita dapat membaca, mendengar, menonton, menuliskan, dan membagikan firman Tuhan! Ketika saya pulang dari sini, saya akan membagikan pengalaman saya ini kepada teman-teman dan orang-orang di Nias."
[Perwakilan dari Nias]

Perwakilan dari Jawa

"... Saya sudah banyak sekali menggunakan SABDA, dan apa yang saya peroleh selama 5 hari ini memperkuat iman saya bahwa pelayanan melalui suku akan sangat bermanfaat. Yang kedua, saya memperoleh peralatan-peralatan yang akan saya latihkan kepada pelatih-pelatih saya, kepada pekerja yayasan SIL, agar mereka nanti juga menggunakan cara ini untuk 'Scripture Use'. Kita tahu bahwa pelayanan Suluh Insan Lestari ada tiga. 'Scripture Foundation', yaitu kita dapat memperkuat bahasa dan memberi mereka sesuatu, bukan hanya kebutuhan rohani, tetapi juga agar jasmani mereka menjadi lebih pintar di sekolah. Berikutnya 'Scripture Translation', bagaimana mereka menerjemahkannya ke dalam bahasa suku. Yang terakhir dan tidak dilupakan adalah 'Scripture Use', bagaimana Alkitab dikaji, digumuli, dan menjadi 'agent of transformation', menjadi alat untuk mengubah kehidupan. Itu adalah inti dari semua yang dihasilkan oleh Yesus. Kalau Alkitab tidak dapat mengubah kita, percuma saja kita manfaatkan."
[Perwakilan dari Jawa]

Perwakilan dari Sougb (Papua)

"... Saya punya prinsip sendiri bahwa ketika saya menyelesaikan pendidikan di Jawa ini, ada yang harus saya bawa kembali ke Papua. Puji Tuhan! Selama 1 minggu ini, saya mendapatkan sesuatu yang luar biasa! Saya bersyukur karena saya mendapat berbagai bahan, alat, dan metode untuk belajar Alkitab yang belum saya ketahui. Saya juga mendapat berbagai aplikasi yang luar biasa. Yang paling menarik adalah Alkitab audio yang sangat menolong orang-orang di Papua, khususnya yang tidak bisa membaca, untuk memutar audionya sehingga mereka juga mengerti. Kalau sekadar mendengarkan khotbah, itu tidak lama dan mungkin tidak cepat dipahami. Dengan Alkitab audio, mereka bisa mendengarkan lagi di rumah. Alat ini adalah sesuatu yang luar biasa. Harapan saya, yang sudah saya dapat dari sini dapat saya bawa dan bagikan kepada teman-teman saya di Papua."
[Perwakilan dari Sougb (Papua)]

Semangat Tahun Baru dari Sahabat dan Pendukung YLSA!

Pada awal 2020 ini, kami menerima beberapa ucapan selamat, dukungan doa, dan dorongan semangat dari Sahabat dan Pendukung YLSA, baik melalui email, WhatsApp, maupun jalur-jalur media sosial YLSA. Terima kasih banyak atas setiap dukungan yang diberikan. Kiranya Tuhan menolong kita untuk terus melayani Dia dengan setia dan penuh sukacita pada 2020 ini. Tuhan Yesus memberkati!

Jonny Djunaedi

"Shalom, pada tahun yang baru ini, saya ingin mengucapkan selamat buat YLSA, atas apa yang sudah dicapai pada 2019. Semoga pada 2020, staf YLSA akan semakin 'membakar diri' buat Tuhan, semakin dipakai secara luar biasa oleh Tuhan. Terus bervisi bagi Tuhan! God bless YLSA!"
[Jonny Djunaedi, Gereja Kristen Batu Hidup Muara Karang, Jakarta]

Sigit Sugiharto

"Selamat tahun baru, Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). Terima kasih banyak atas pelayananmu selama ini. Lewat SABDA ME+DIA dan berbagai produk dan tools untuk mempelajari Alkitab, saya merasakan sentuhan yang luar biasa. Semoga pelayananmu semakin diberkati pada hari-hari yang akan datang. Dan, semakin banyak jiwa yang datang dan diselamatkan melalui perjuangan dan pelayananmu. Doa saya selalu menyertaimu. Tuhan Yesus memberkati. Amin!"
[Sigit Sugiharto, Peserta PESTA]

Pdt. Fritz Pane

"Selamat tahun baru 2020! Kiranya perjumpaan dengan serta pengajaran dari Tuhan Allah menuntun kita dalam menapaki tahun ini dengan sukacita, semangat, dan damai sejahtera untuk menggapai harapan dan melaksanakan rencana-recana program. Gusti berkahi."
[Pdt. Fritz Pane, GKJ Manahan, Surakarta]

Pdt. Abraham Achmad

"Selamat Tahun Baru 1 Januari 2020! Selamat hari yang baru dan tahun permulaan kerja untuk melayani Tuhan, baik untuk pelayanan gerejawi, penjangkauan jiwa-jiwa dalam pemberitaan Kabar Baik melalui Injil, dsb.. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Salam untuk pimpinan, pengurus, dan seluruh staf YLSA yang ambil bagian dalam pelayanan."
[Pdt. Abraham Achmad]

Susilowati

"Puji Tuhan! Saya pengguna SABDA, semoga Tuhan memberkati! SABDA sangat menolong, mencerahkan, dan menguatkan iman dan rohani saya. Terima kasih!"
[Susilowati]

Mctanto Suharto

"Selamat tahun baru! Untuk kru, admin, dan semuanya (di SABDA). Tetap semangat melayani, makin diberkati. Tuhan Yesus memberkati!"
[Mctanto Suharto]

Pesan dan Kesan Pengguna Aplikasi-Aplikasi Renungan dari SABDA

Selain aplikasi Alkitab, SABDA juga membuat beberapa aplikasi (Android dan iOS) untuk membaca renungan firman Tuhan: e-Renungan PSM (Harian), ROC - Renungan Oswald Chambers, dan Renungan e-SH/Santapan Harian. Berikut adalah pesan dan kesan dari pengguna aplikasi-aplikasi tersebut. Jangan lupa instal renungannya juga, ya!

Aplikasi e-Renungan PSM (Harian)

e-RH PSM

Terima kasih dan puji syukur atas kreativitas insan-insan di YLSA sehingga berita sukacita dari Tuhan bisa diakses sewaktu-waktu dan kita menjadi terang maupun garam dunia. [Frankie N.]

Thanks God! Semoga kita semua diberkati dengan firman yang menjadi panduan hidup. Mereka yang bersusah payah sehingga renungan ini ada kiranya selalu menjadi berkat bagi semua. Kiranya kita dapat selalu memuliakan Dia dalam kehidupan kita. GBU all! [Johny Tjin]

Bagi saya, aplikasi ini sangat memberkati dalam pembacaan firman Tuhan secara pribadi setiap harinya. Mulai dari pagi hari ketika bangun tidur, siang hari saat tengah istirahat, dan juga malam hari saat sudah kembali di rumah. Terima kasih untuk teman-teman dari tim SABDA yang telah bekerja keras dalam menciptakan aplikasi ini. Tuhan Yesus memberkati. [Handy Suryanto]

Aplikasi ROC - Renungan Oswald Chambers

ROC

ROC sangat bagus dan mengupas prinsip firman Tuhan dengan dalam. Intinya, kita diajar untuk tahu bahwa hidup Kristen adalah semata-mata tentang DIA, bukan tentang kita. [NN]

ROC memang sangat memberkati! Sangat recommended lah! [Yoachan R.]

Pertama kali saya tertarik dengan ROC ketika membaca renungan tentang kesucian. Untuk mau melayani tidak harus menunggu hidup suci karena pada saat kita menerima Yesus dan menerima pengorbanan darah Yesus, saat itulah kita disucikan. Tinggal bagaimana kita mau melayani. Pengajaran yang sangat dalam dibandingkan dengan renungan yang lain. Ibaratnya, bukan sekadar minum susu, tetapi makanan yang lebih padat. Dengan ROC, saya bisa banyak bertumbuh, mengerti firman Tuhan dengan detail. Saya sangat merekomendasikan untuk anak-anak Tuhan lainnya, yang ingin bertumbuh dengan benar untuk membaca ROC ini. [Joseph T.S.]

Aplikasi e-SH/Santapan Harian

e-SH

Saya sangat diberkati dan terbantu dengan apps e-SH dan telah menggunakannya selama beberapa tahun. [Slamet Widodo]

Biarlah aplikasi ini membuat pelayanan kita berjalan dengan baik dan semakin memudahkan kita dalam mempersiapkan khotbah-khotbah dalam pelayanan kita. Tuhan Yesus memberkati pelayanan kita bersama. Soli Deo Gloria! [John Musa]

Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-25 untuk YLSA

Dalam rangka ulang tahun ke-25 YLSA, kami menerima banyak ucapan dan doa dari sahabat dan pendukung YLSA. Terima kasih banyak atas perhatian, kasih, dan doa yang telah disampaikan kepada kami. Berikut kami tampilkan sebagian karena kami tidak bisa menampilkan semuanya di sini. Sekali lagi, terima kasih banyak! Tuhan Yesus memberkati.

Ucapan Ulang Tahun dalam Bentuk Video

Video ucapan ulang tahun dari Bapak Yosef Eko Sulistiono (alumni PESTA), Scripture Union Indonesia, Liza (mantan staf YLSA), Yayasan Gloria, SALT, dan Jemaat Gereja Batu Hidup Jakarta. Video ini dapat dilihat melalui YouTube SABDA Alkitab.

Video Ucapan Ultah

Sebagian ucapan Ulang Tahun dari Media Sosial, Email, dan Pesan Teks

Purnawan

YLSA memiliki pelayanan unik karena fokus pada Bible Computing. Sebagai penulis, saya mendapat banyak berkat dari program-program SABDA. Setidaknya ada dua program yang wajib dibuka saat menulis, yaitu SABDA Alkitab dan Alkitab.sabda.org. Selamat ulang tahun. Semoga SABDA semakin kreatif dan inovatif. #SABDA25

[Purnawan Kristanto]

Patrisia

Selamat ultah ke-25 untuk YLSA. Saya ikut bersyukur atas anugerah-Nya yang memampukan pelayanan YLSA berkembang sampai saat ini. Terima kasih karena saya sudah bisa menikmati pelayanan SABDA yang memudahkan untuk menikmati belajar Firman Tuhan. Terima kasih Bu Yulia Oeniyati atas pelayanan selama 25 tahun. Selamat mbak Evie Wisnubroto melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan SABDA.

[Mona Rahardjo]

Agustinus Purba

Sukses SABDA dan Tuhan berkati pelayanannya.

[M. Agustinus Purba]

Martinus

Selamat untuk 25 tahun pelayanan SABDA! Sungguh tahun-tahun yang panjang dan penuh anugerah penyertaan Tuhan. Kiranya Tuhan melakukan lagi karya-NYA yang lebih besar bagi kemuliaan nama-NYA.

[Pdt. Martinus, Gereja Kalam Kudus Surakarta]

Zakheus

Kami bersyukur karena anugerah-Nya, acara #SABDA25 berjalan lancar. Kami dukung doa untuk generasi baru SABDA untuk meneruskan perjalanan SABDA ke depannya menjadi alat-Nya yang lebih besar dan lebih luas lagi. Amin!

[Pdt. Zakheus, GSJA Sukoharjo]

Rosa

Kami semua dari STT AIMI sangat berterima kasih dan sangat diberkati dengan seminar kemarin, sangat menginspirasi. Pengurus di SABDA semua masih sangat muda, tetapi sangat cinta Tuhan. Doa kami SABDA semakin luar biasa menjadi berkat bagi dunia. Tuhan Yesus selalu memberkati!

[Ibu Rosa, STT AIMI Surakarta]

Suara Sahabat YLSA: Kesaksian Peserta Program PESTA

PESTA

Pada Agustus 2019, Pendidikan Elektronik Studi Teologi Awam (PESTA) memasuki tahun pelayanan yang ke-20. Puji Tuhan! Kami bersyukur kepada Tuhan karena telah memakai PESTA sebagai sarana bagi orang Kristen awam untuk belajar teologi tanpa dibatasi tempat dan waktu. PESTA adalah kelas online pertama untuk orang Kristen awam di Indonesia. Dimulai dari milis diskusi (via email), saat ini PESTA membuka kelas di media sosial Facebook. Berikut beberapa kesaksian peserta PESTA. Kiranya mendorong Sahabat dan Pendukung YLSA untuk terus mendoakan pelayanan PESTA, bahkan bisa ikut bergabung menjadi peserta. Terima kasih.

Idul Y.K.

Mungkin banyak orang berpikir bahwa hanya mereka yang sekolah di STT yang dapat mendalami Alkitab. Namun, dengan mengikuti kelas PESTA, saya mengatakan pandangan seperti itu keliru. Melalui kelas PESTA, saya bisa belajar banyak hal. Pelajaran yang didapat di Sekolah Tinggi Teologi (STT) bisa dibahas secara menyenangkan dalam kelas ini. Saya berharap dan berdoa, kiranya kelas ini semakin menjadi berkat bagi banyak orang. Soli Deo Gloria.

[Idul Y.K.]

Patrisia

Saya mengikuti kelas PESTA ini karena saya ingin menambah pengetahuan teologi saya secara lebih luas dan mendalam. Tata laksana PESTA sejauh ini sangat baik, teratur, dan sistematis. Saya juga mempunyai kerinduan hati untuk membuat buku Renungan 30 hari. Puji Tuhan, berkat mengikuti PESTA ini, saya jadi mempunyai bahan renungan.

[Patrisia Ana]

Veronica

Syukur dan puji Tuhan kerana saya telah menemukan PESTA yang telah banyak membimbing saya secara rohani dalam bentuk teori. Semua pelajaran yang sudah saya ikuti sangat membantu saya dalam mempertingkatkan iman saya sendiri dan ilmu dalam pelayanan saya sebagai seorang Katekis (pembantu paderi di stasi-stasi luar mengendalikan ibadat Sabda). Mengikuti kelas PESTA menyadarkan saya bahwa semakin banyak saya belajar, semakin saya tahu bahwa masih lebih banyak yang saya perlu belajar. Inilah yang mendorong saya untuk terus mengikuti kelas di PESTA. Walau dalam usia emas, selagi saya masih boleh melihat tulisan di kertas, saya akan meneruskan pembelajaran saya untuk menimba sesuatu yang boleh saya kongsikan kepada sesama saya. Saya berharap dan berdoa semoga lebih ramai rakan-rakan kenalan saya dari Sabah Malaysia akan mengikuti kelas ini, dan semoga PESTA ini akan terus diberkati dan dapat terus berkembang demi pelayanan untuk kemuliaan Tuhan. Di PESTA, saya menimba ilmu dengan cuma-cuma, tidak menuntut waktu yang khas. Saya merasa sangat bertuah belajar di PESTA. Ayuh teman-teman seiman sertai kelas di PESTA.

[Veronica Saimon, Malaysia]

Kesan dari Peserta Diskusi Online di Media Sosial YLSA

Pada 2019 ini, YLSA menambah program-program diskusi online melalui media-media sosial YLSA. Tujuannya adalah agar para pembaca dan pengguna dapat semakin engage dengan bahan-bahan yang sudah kami pasang di situs atau platform-platform lainnya. Berikut ini adalah beberapa kesaksian peserta yang mengikuti diskusi-diskusi tersebut. Kiranya menjadi berkat! Untuk mendapatkan informasi mengenai diskusi-diskusi yang akan diadakan melalui medsos YLSA, silakan hubungi kami di ylsa@sabda.org.

Melli Lo

Saya sangat bahagia menjadi bagian dalam grup ini, khususnya saat mengikuti diskusi pendidikan anak. Saya berharap e-Wanita mengadakan diskusi-diskusi lagi dengan topik berbeda, khususnya tentang bagaimana kita harus hidup layak di hadapan Tuhan dan manusia sebagai WANITA ALLAH. Dengan demikian, grup ini dapat memunculkan wanita-wanita teguh dan kokoh dalam iman, ibu-ibu yang kuat dalam mempersiapkan generasi yang takut akan Tuhan, menjadi istri yang adalah penolong bagi suami, dan menjadi pribadi yang melayani dan mengasihi Tuhan dengan segenap hati, bukan sekadar menjadi pelayan gereja. Kiranya grup ini benar-benar menjadi wadah yang bermanfaat bagi kita semua sehingga kita tidak sekadar buang waktu percuma. Salam kasih.

[Melli Lo -- Diskusi FB Wanita Kristen: Mengapa Kita Mendidik Anak-Anak Perempuan Kita]

Josep E.

Terima kasih, saya senang mengikuti diskusi yang telah diselenggarakan dan menantikan diskusi selanjutnya. Tuhan memberkati.

[Joshua Eris Hartanto -- Diskusi FB Murid21: Hadiah Terbesar yang Dapat Diberikan Seorang Ibu Kepada Anak Perempuannya]

Jannes P.

Diskusi berjalan dengan baik, komentar rekan-rekan mudah dipahami, semakin menambah wawasan bahkan menumbuhkembangkan iman percaya saya tentang karya Allah, dan berharap semakin dewasa di dalam mengiring Tuhan. Akhirnya, terima kasih yang tak terhingga kepada admin, moderator, dan rekan-rekan atas atensinya pada diskusi ini. Tuhan memberkati kita semua. Amin.

[Jannes Pardede -- Diskusi di FB Paskah: Kebangkitan Kristus, Masa Depan Kita]

renoluhulima

Kesanku, komik Alkitab ini sangat menarik. Aku baru tahu, ada akun seperti ini (maklum, aku kurang update hehehe). Tapi, yang jelas dengan adanya akun seperti ini bisa membuat anak-anak ataupun orang Kristen lainnya lebih mudah dalam merefleksikan bacaan Alkitab karena cara penyampaian lebih mudah dipahami. Sekali-kali, aku boleh ya, print gambar dari @sabdakomik untuk bahan mengajar sekolah minggu. Terus berkarya ya, Kak, terus bersyukur, andalkan kuasa Tuhan selalu. Tuhan Yesus memberkati!

[@renoluhulima -- Diskusi IG SABDA Komik: Kesan tentang Komik Alkitab]

Arief K.

Melalui diskusi ini, saya mendapat berkat kembali diingatkan untuk terus mendekat kepada Tuhan karena pencobaan (yang ternyata sangat berbahaya) selalu akan kita hadapi. Hanya dengan kekuatan dari Tuhanlah, kita bisa mengatasi semua pencobaan. Terima kasih kepada teman-teman yang sudah aktif berdiskusi. Tuhan memberkati kita semua.

[Arief Kristianto -- Diskusi FB KBS: Beating The Burnout Trap]

Dukungan untuk Raker Tengah Tahun YLSA 2019

Sebelum dan selama raker tengah tahun 2019 berlangsung, kami mendapat banyak dukungan dari Sahabat dan Pendukung YLSA. Kami mengucapkan terima kasih banyak atas doa dan dukungan semangat dari Anda sehingga kegiatan raker dapat berjalan dengan lancar. Puji Tuhan!

Hijayas

Tuhan kiranya mengaruniakan hikmat-Nya agar semua rencana berhasil demi kemuliaan nama-Nya .... Pasti raker YLSA berjalan lancar dalam penyertaan-Nya. Amin! [Hijayas Uthan Mode]

Daniel Susanto

Selamat rapat kerja mid semester 2019. Tuhan mengurapi dan melancarkan semuanya. Tuhan hadir menyertai dalam pertemuan di YLSA .... Tetap semangat dalam kemajuan. Tuhan memberkati. Amin! [Daniel Susanto]

A.A. Supena

Tuhan Yesus selalu memberkati dan menolong rencana rapat kerja YLSA untuk bulan Juli -- Desember 2019 .... Selalu semangat terus dalam pelayanan dan pekerjaan Tuhan di YLSA. [A.A. Supena Lhue]

Julia Sondakh

Saya berdoa untuk raker tim YLSA SABDA hari ini. Tuhan Yesus memberkati! [Julia Sondakh M.]

Aku berdoa, have a blessed raker dan banyak hikmat-hikmat baru diterima dari Bapa kepada pelayanan SABDA agar SABDA semakin solid. Tolong dimasukin jadwal kapan mau cetak AYT. :) [Lukito]

Tanggapan dari Pengguna Aplikasi Android Alkitab SABDA

Logo App Alkitab SABDA

Berikut ini adalah tanggapan dari para pengguna aplikasi Android Alkitab SABDA yang kami ambil dari Google Play. Kiranya menjadi penyemangat bagi kita untuk terus belajar firman Tuhan dengan teknologi yang telah Tuhan berikan. Amin!

“Saya suka dengan aplikasi ini karena di mana pun, saya bisa membaca tanpa harus membuka buku Alkitab. Orang pikir saya sedang 'chating-an'. Namun, rupanya tidak. Saya sedang membaca Alkitab. Dan, ada saat di mana saya membagikan renungan ke medsos. 'Kan teman-teman yang lain bisa membacanya.”

[Yuliana Mara]

“Terima kasih untuk yang membuat aplikasi Alkitab ini. Sangat membantu saya dalam membaca Alkitab. Awalnya, saya belum tahu aplikasi ini sehingga ke mana-mana saya selalu membawa Alkitab di tas saya. Sekarang, saya sudah tahu kalau aplikasi ini sangat bermanfaat dan akhirnya saya dapat membaca Alkitab di HP saya sekarang. Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati!”

[Ridemsy Oky]

“Saya senang menggunakan aplikasi ini karena bisa offline. Jika boleh, mohon ditambahkan di bagian kidung untuk lagu-lagu misa, jadi bermanfaat pula bagi yang beragama Katolik .... Aplikasi ini bersifat offline sehingga mempermudah masyarakat dalam menggunakannya. Tidak harus memiliki kuota yang berkelanjutan dan hanya sekali unduh langsung bisa dipakai terus-menerus. Saya suka karena aplikasi ini sudah termasuk lengkap bagi saya, dan saya senang menggunakannya. Terima kasih 'Alkitab'.”

[Boby Heru]

“Aplikasi ini bermanfaat bagi umat manusia yang tidak bisa jauh dari teknologi digital, apalagi HP. Alkitab dalam bentuk teknologi ini sangat membantu umat kristiani maupun di luar kristiani untuk mempelajari tentang Allah dan untuk mengenal siapa Allah Tritunggal. Kebanyakan manusia itu sendiri malas membaca Alkitab karena banyak alasan. Sekarang, sudah dipermudah dengan adanya Alkitab berbasis teknologi, jadi jangan ada banyak alasan lagi untuk kita bermalas-malasan dan tidak ada waktu untuk membaca firman Tuhan. Waktu Tuhan makin dekat, jangan sampai kita tertidur dalam kehidupan di dunia ini. Amin! ”

[Stanley Kumendong]

Comments