BERITA YLSA APRIL 2020

Editorial

Sahabat dan Pendukung YLSA yang terkasih,

Bagaimana kabarnya? Doa dan harapan kami, semua dalam perlindungan Tuhan! Meski belum ada kepastian kapan pandemi COVID-19 di Indonesia akan berakhir, tetapi yang pasti pemeliharaan Tuhan dapat terus kita rasakan sampai hari ini. Kita semua tentunya merasakan dampak dari COVID-19, baik secara langsung maupun tidak langsung. Karena itu, kami rindu berdoa untuk Anda. Silakan berbagi pokok doa agar kita dapat doakan bersama.

Mohon dukungan doa untuk YLSA. Kiranya Tuhan menolong pelayanan kami supaya semakin efektif bagi gereja Tuhan di Indonesia, yang saat ini makin banyak memanfaatkan teknologi dalam pelayanannya. Tidak lupa, kami mengucapkan terima kasih kepada Sahabat dan Pendukung YLSA yang terus mendukung kami dalam doa maupun dana. Kiranya Tuhan Yesus menolong kita sehingga kita dapat bergandeng tangan lebih erat lagi untuk melayani bersama dalam masa sulit ini. Doa kami untuk Anda semua!

Evie

Davida
Pemimpin Redaksi Berita YLSA

Berita dan Pokok Doa

1. Pokok-Pokok Doa Seputar COVID-19 dari YLSA

Panduan Pokok Doa COVID-19

Pandemi COVID-19 telah menyatukan banyak hati orang percaya untuk berdoa. Oleh karena itu, YLSA membuat panduan doa selama 7 hari untuk menolong setiap orang berdoa berdasarkan topik-topik khusus terkait masalah COVID-19 ini. Panduan ini dibuat dalam bentuk infografik sehingga dapat dengan mudah dibagikan kepada siapa saja melalui gadget Anda. Kiranya ini menjadi rantai yang makin menyatukan tubuh Kristus di Indonesia dalam doa-doa kita kepada-Nya mengenai pandemi. Panduan pokok doa ini dapat di-download melalui situs CORONA.​SABDA.​ORG. Selain itu, Kalender Doa SABDA (KADOS) juga menerbitkan pokok doa khusus COVID-19 setiap Jumat. Anda dapat berlangganan publikasi e-Doa jika ingin mendapatkannya. Silakan bagikan informasi-informasi di atas dan tetaplah berdoa!

2. Berdoa bagi Bangsa-Bangsa Selama Bulan Ramadan

Publikasi 40 Hari Doa

Mulai 14 April -- 25 Mei 2020, bidang pelayanan Doa YLSA mengirimkan bahan publikasi 40 Hari Doa, yaitu pokok-pokok doa sepanjang bulan Ramadan. Ini adalah waktu yang tepat untuk kita bersatu hati berdoa bagi saudara-saudara kita agar dalam menjalankan ibadahnya tersebut, mereka justru dapat bertemu dengan Allah yang sejati. Selama 10 hari sebelum Ramadan, secara khusus kami telah mengirimkan pokok-pokok doa untuk beberapa suku di Indonesia sehubungan dengan Alkitab dalam bahasa suku mereka. Dalam kolom Mengenal YLSA, Anda dapat mengikuti liputan mengenai kegiatan di YLSA sehubungan dengan studi ALkitab dalam bahasa suku di Indonesia. Jika Anda belum berlangganan 40 Hari Doa ini, belum terlambat untuk ikut berdoa bersama kami. Mari bergabung dan daftarkan diri Anda ke doa@sabda.org untuk mendapatkan pokok-pokok doa tersebut. Kiranya Tuhan membuka hati setiap orang/suku bangsa yang kita doakan untuk mengenal Kristus, Sang Kebenaran Sejati.

3. Program Diskusi Online untuk #belajardirumah Seputar COVID-19

Program Diskusi Online Seputar COVID-19

Kegiatan belajar online menjadi salah satu saran dari pemerintah untuk mendorong masyarakat bisa tetap berada #dirumahaja. Melalui bidang pelayanan Digital Learning, YLSA menggunakan kesempatan ini untuk mengajak orang percaya untuk #belajardirumah secara online mengenai COVID-19, khususnya dari kacamata Kristen. Bergabunglah dalam komunitas-komunitas media sosial YLSA! Saat ini, kami sedang melaksanakan diskusi terbuka di fan page Facebook YLSA, e-Penulis, e-Leadership, e-Konsel, SABDA Space, e-Buku, e-Humor, e-Doa, dan juga komunitas khusus untuk alumni PESTA. Diskusi ini bisa Anda ikuti setiap minggunya, dan ajaklah rekan-rekan yang lain untuk bergabung juga. Dengan diskusi ini, kami ingin kita semua bisa memiliki respons yang benar dalam menghadapi kondisi sulit seperti saat ini. Selamat #belajardirumah!

4. Proyek Perpustakaan Digital Media Kristen SABDA ME+DIA

SABDA ME+DIA

Saat ini, tim SABDA ME+DIA sedang membuat proyek Perpustakaan Digital Media Kristen. Proyek ini memungkinkan bahan-bahan multimedia dari SABDA bisa dipakai dengan lebih efektif lagi sebagai alat untuk studi Alkitab. Pengguna pun bisa lebih mudah mendapatkan bahan-bahan media untuk belajar Alkitab, terutama kita yang sekarang sedang diminta untuk #dirumahaja. Pelayanan SABDA ME+DIA dari YLSA sudah berjalan lebih dari dua tahun. Kami bersyukur ada begitu banyak bahan multimedia yang Tuhan percayakan untuk diproses oleh tim SABDA ME+DIA menjadi bahan/alat untuk belajar Alkitab yang kekinian. Bahan-bahan tersebut berasal dari para mitra yang rindu agar bahan mereka dapat digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai alat studi Alkitab dengan infrastruktur yang disediakan oleh YLSA. Mohon doakan agar Tuhan menolong tim SABDA ME+DIA dalam mengerjakan proyek ini.

Mengenal YLSA

Liputan Pelatihan Making Bible Study Tools in Your Language

Oleh: Yudo

Pada 17 -- 21 Februari 2020, Yayasan Lembaga SABDA mengadakan sebuah pelatihan bertajuk Pelatihan Alat Suku di Griya SABDA. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 orang perwakilan dari lembaga pelayanan, sekolah tinggi teologi di Solo, perorangan, serta beberapa staf SABDA termasuk saya, Ody, Pingkan, Hadi, Mbak Evie, Mbak Santi, Mas Danang, dan Mas Bima. Oh ya, selama pelatihan itu, Benny juga bergabung bersama kami untuk membantu hal teknis dan menjadi salah satu pemateri.

Saat membuka acara ini, Ibu Yulia menjelaskan bahwa pelatihan ini diadakan karena adanya kebutuhan akan bahan-bahan studi Alkitab dalam bahasa-bahasa suku yang selama ini kurang diperhatikan ketersediaannya. Karena itu, dalam pelatihan ini, YLSA mengundang setiap peserta untuk membuka kemungkinan tersedianya bahan-bahan studi Alkitab ini dalam bahasa suku mereka masing-masing. Pada pelatihan kali ini, ada sebelas bahasa yang akan diolah. Bahasa-bahasa itu adalah bahasa Batak Toba, Batak Dairi, Batak Karo, Sougb (Papua), Rote Lole, Jawa Ngoko (Suriname), Jawa Kromo Inggil, Sunda, Makassar, Toraja, dan Nias.

Pelatihan Making Bible Study Tools in Your Language

Selama 5 hari pelatihan, para peserta yang duduk berkelompok berdasarkan suku mereka, diajak untuk mengerjakan penerjemahan bahan-bahan studi Alkitab ke dalam bahasa suku, dan menerima wawasan-wawasan baru yang disampaikan oleh para pemateri. Pemaparan-pemaparan yang diterima oleh para peserta selama pelatihan ini mencakup visi-misi YLSA, pengenalan produk-produk YLSA, metode-metode PA, relevansi PA dengan gereja, implementasi PA di media sosial, serta demo produk-produk SABDA untuk melakukan pendalaman Alkitab.

Pada hari pertama, peserta pelatihan diajak untuk menginventarisasi alat studi Alkitab apa yang sudah tersedia dalam bahasa mereka. Setelah selesai menginventarisasi, peserta diajak untuk memulai langkah pertama dalam menyediakan alat studi Alkitab dalam bahasa mereka; mengecek dan menerjemahkan nama-nama tokoh serta nama lokasi yang terdapat di dalam Alkitab bahasa suku (yang sebagian sudah dilakukan oleh tim SABDA dengan bantuan komputer) ke dalam bahasa mereka. Dalam sesi tersebut, para peserta diajak untuk melihat bahwa setiap nama yang mereka cocokkan itu adalah bagian dari interlinear yang sudah dibangun dan terus ditambahkan oleh SABDA ke dalam ekosistem pendalaman Alkitab SABDA. Dengan demikian, nama-nama dalam bahasa mereka itu pun nantinya akan dapat terintegrasi dengan kamus dan bahan-bahan biblika lain yang lebih luas.

Pada hari kedua dan hari-hari berikutnya, para peserta diajak untuk menerjemahkan sekian banyak bahan yang akan sangat berguna untuk pendalaman Alkitab ke dalam bahasa suku mereka. Bahan-bahan itu antara lain daftar yang berisi topik-topik Alkitab, traktat, dan panduan pendalaman Alkitab menggunakan metode S.A.B.D.A.. Para peserta sadar bahwa penerjemahan-penerjemahan ini bukanlah suatu perkara yang mudah, apalagi ada di antara mereka yang sendirian mewakili bahasa suku mereka seperti tim bahasa Nias, tim bahasa Makassar, dan tim bahasa Sunda (yang diwakili oleh Pingkan). Namun, semua kesulitan yang mereka alami saat melakukan penerjemahan itu terbayar saat bisa melihat interlinear, aplikasi Alkitab, dan traktat Tuhan Yesus Menyelamatkanmu yang kini dapat tersaji dalam bahasa suku mereka.

Peserta Pelatihan Making Bible Study Tools in Your Language

Pada hari terakhir pelatihan (21 Februari), para peserta bersama seluruh staf SABDA merayakan hari yang spesial. Siang itu, kami semua merayakan Hari Bahasa Ibu Internasional. Perayaan yang diawali oleh pemaparan singkat tentang sejarah Hari Bahasa Ibu Internasional ini menjadi momen yang berharga bagi kami semua karena mendapat kesempatan untuk mendengar lagu pujian dalam bahasa-bahasa suku yang dibawakan oleh setiap kelompok bahasa, menyimak kesaksian mereka selama mengikuti pelatihan ini, dan bersama-sama menaikkan setiap pokok doa bagi suku-suku yang diwakili oleh setiap kelompok. Pada akhir acara perayaan ini, staf SABDA mendapat kesempatan untuk menyanyikan lagu tema #Ayo_PA! yang menjadi pengingat bagi kami semua untuk senantiasa mendalami firman Tuhan. Sebagaimana kesaksian beberapa orang peserta, lima hari pelatihan ini tidak hanya memberi keterampilan dan wawasan yang baru kepada mereka tentang hal-hal teknis, tetapi turut membangkitkan kesadaran serta kecintaan terhadap bahasa dan suku mereka.

Sebagai bukti keseriusan mendukung ketersediaan bahan-bahan studi Alkitab dalam bahasa suku, Yayasan Lembaga SABDA meluncurkan situs suku.sabda.org yang di dalamnya tersedia semua aplikasi Android yang dihasilkan selama pelatihan ini. Aplikasi-aplikasi ini terdiri atas Alkitab bahasa suku, konkordasi Alkitab, sistem topikal, kamus nama (orang dan tempat), alat bantu berupa metode pendalaman Alkitab, rencana baca, audio Alkitab bahasa suku, dan teks Alkitab bahasa suku dengan ilustrasi.

Kiranya apa yang sudah dicapai dan dikerjakan oleh setiap kelompok peserta dalam 5 hari pelatihan ini dapat terus dikembangkan dan memberi sumbangsih terhadap kemajuan Kerajaan Tuhan dalam setiap suku dan bahasa di Indonesia.

[Red. Bersyukur pula karena 10 hari menjelang Ramadan, setiap suku yang diwakili dalam pelatihan ini kami doakan secara khusus dalam 40 Hari Doa bagi Bangsa-Bangsa. Jika Anda ingin mendapatkan pokok-pokok doa tersebut, silakan hubungi redaksi e-Doa di: doa@sabda.org. Terima kasih.]

Suara Sahabat YLSA

Kesan dan Pesan Mengenai Paket Paskah dari YLSA

Easter Kit

Paket Paskah dari YLSA sudah kami informasikan secara gencar dalam berbagai komunitas, situs, publikasi, dan jalur-jalur media sosial lainnya. Kiranya dapat membawa Sahabat dan Pendukung YLSA menghayati Paskah meskipun harus berada #dirumahaja. Berikut ini beberapa respons yang kami terima dari Sahabat YLSA terkait Paket Paskah tersebut.

"Paket Paskah dari SABDA bagus dan oke. Sudah bagus ceritanya. Kalau bisa ada bahan animasi dan tokoh-tokoh Perjanjian Lama untuk anak-anak agar dapat ditonton oleh anak. Untuk cover dan semua sudah oke. Paket Paskah ini juga bisa untuk pelayanan remaja, tetapi harus dimodifikasi lagi sesuai perkembangan digital dan dibuat semenarik mungkin, soalnya anak-anak muda zaman sekarang "bosenan". Ya, mungkin bisa pakai alat peraga, terus instal aplikasi online dan dikasih pembahasan sesuai tafsiran SABDA supaya orang yang melihat dan menonton lebih jelas lagi tentang pendalaman Alkitab."
[Eliab Aloysius Y.]

"Tampilan Paket Paskah ini simple. Bahan-bahan yang tersaji menarik, soalnya berisi tentang Kristus dan tidak terlalu banyak tulisan, hanya intinya yang ditulis. Jadi, orang bisa membacanya dengan cepat karena kalau terlalu panjang isinya, kadang orang jadi "ogah" lanjut baca. Bahan-bahan ini bisa sangat membantu kita, apalagi gereja pada masa-masa ini. Usul ya, untuk setiap topik bisa ditambahi gambar.
[Sugeng M.]

"Terima kasih YLSA! Kiranya terus menjadi berkat bagi seluruh umat Tuhan."
[Anton Lende Malo]

"Paket Paskah menolong saya untuk menjembatani saya dan anak-anak sekolah minggu saya dalam masa Paskah ini. Mereka harus ada di rumah, tetapi saya tetap dapat memberikan materi Paskah kepada mereka melalui HP dengan bahan-bahan dari SABDA. Selamat Paskah untuk SABDA!"
[Welni]

Laporan Keuangan

Maret 2020

Kami mohon maaf karena laporan keuangan YLSA untuk Maret 2020 akan kami laporkan dalam Berita YLSA 163/Mei 2020. Terima kasih atas pengertiannya.

Mari turut mendukung pelayanan YLSA agar dampaknya semakin luas bagi tubuh Kristus pada era digital ini. Kemajuan pekerjaan Tuhan di YLSA tak lepas dari campur tangan Tuhan melalui Sahabat dan Pendukung YLSA yang memberikan persembahan dana dan doa. Kami sangat bersyukur atas hal ini. To God be the glory!

Bagi pembaca Berita YLSA yang tergerak untuk memberikan sumbangan dana guna mendukung pelayanan YLSA, silakan mengirimkannya ke:

YAYASAN LEMBAGA SABDA

Yayasan Lembaga SABDA / Bank Panin Solo
No. Rekening: 3005063355

atau

a.n. Yulia Oeniyati / Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo
No. Rekening: 0790266579

Comments