Blog YLSA

Blog SABDA: November -- Desember 2015

Blog SABDA adalah situs yang memuat tulisan mengenai pelayanan, peristiwa, dan informasi dari balik layar Yayasan Lembaga SABDA. Berikut ini beberapa blog yang ditulis pada November -- Desember 2015.

  1. Mengucap Syukur Bersama di YLSA
  2. Pengalaman Magang di SABDA
  3. Pra-Raker 2015 ala YLSA
  4. Seminar: Pornografi, Dampak, dan Penanganannya
  5. Selamat Datang di Era Messaging
  6. Raker untuk Program Kerja YLSA 2016

Blog SABDA: Oktober - November 2015

Blog SABDA: September -- Oktober 2015

Blog SABDA adalah situs yang memuat tulisan mengenai pelayanan, peristiwa, dan informasi dari balik layar Yayasan Lembaga SABDA. Berikut ini beberapa blog yang ditulis pada September -- Oktober 2015.

  1. Pengalaman Magang di SABDA
  2. Kesaksian Magang: Terima Kasih SABDA
  3. SABDA dan Keluarga Besar Scripture Union Asia
  4. Roadshow SABDA di Kamp Nasional Pembina Siswa 2015
  5. Komunitas Apps4God
  6. Tahap Kehidupan di YLSA
  7. Selamat Ulang Tahun, Anik!

1. Sharing Hasil Belajar: Pemimpin 360 Derajat (Oleh: Evi)

... Pada Rabu, 4 Februari 2015, Hadi memulai bulan Februari dengan penuh sukacita karena dia akan membagikan materi tentang "Pemimpin 360 Derajat" kepada staf divisi WEB, ITS, dan Multimedia yang berjumlah 10 orang plus Ibu Yulia. Kemudian, Setyo menyusul pada Kamis, 5 Februari 2015, membagikan materi yang sama kepada staf divisi PESTA, Publikasi, dan Komunitas yang juga berjumlah 10 orang. Mereka berdua menyampaikan materi tentang Lead up, Lead Across, dan Lead Down ....
Baca selengkapnya tulisan Evi:
http://blog.sabda.org/2015/03/02/sharing-hasil-belajar-pemimpin-360-derajat/

2. Pelajaran dari Sesi I: Seminar "Menjadi Manusia Bintang Lima" (Oleh: Odysius)

... Dalam sesi pertama ini, Pak Andrias Harefa, menjelaskan bahwa salah satu yang membedakan antara manusia bintang lima dengan manusia yang lain adalah bagaimana sikap hati mereka dalam menghadapi masa depan. Saya merasa tertegur, tetapi juga terberkati pada saat yang sama. Saya menyadari bahwa sering kali, saya tidak menghiraukan Tuhan dalam merencanakan masa depan saya. Sering kali, saya tidak mempertimbangkan apa yang menjadi kehendak Tuhan atas hidup saya karena hanya berfokus pada diri sendiri ....
Baca selengkapnya tulisan Odysius:
http://blog.sabda.org/2015/03/10/pelajaran-dari-sesi-i-seminar-menjadi-manusia-bintang-lima/

3. Pelajaran dari Sesi II: Seminar "Menjadi Manusia Bintang Lima" (Oleh: Setya)

... Dalam sesi kedua ini, disampaikan lima kebiasaan yang harus dilakukan untuk menjadi "manusia bintang lima". Lima kebiasaan tersebut tidak lain adalah lima langkah yang dilakukan untuk memahami firman Tuhan (Alkitab), karena firman Tuhanlah yang membuat kita menjadi manusia bintang lima ....
Baca selengkapnya tulisan Setya:
http://blog.sabda.org/2015/03/11/pelajaran-dari-sesi-2-seminar-menjadi-manusia-bintang-lima/

4. Pelajaran dari Sesi III: Seminar "Menjadi Manusia Bintang Lima" (Oleh: Wiwin)

... Sesi ketiga dari seminar ini membahas tentang "problem yang dialami untuk menjadi manusia bintang lima". Bapak yang telah berhasil membawa putri-putrinya lebih maju dalam "Bible reading" dibanding dirinya sendiri ini, menjelaskan bahwa problem yang menghambat proses menjadi manusia bintang lima adalah "problem identitas". Problem identitas ini memang cukup signifikan pengaruhnya dalam proses menjadi "manusia bintang lima". Atas dasar apa/siapa konsep identitas ini dibangun akan menentukan manusia macam apa dia nanti; Tuhan atau dunia? ....
Baca selengkapnya tulisan Wiwin:
http://blog.sabda.org/2015/03/12/pelajaran-dari-sesi-3-seminar-menjadi-manusia-bintang-lima/

5. Pemimpin Kristen Abad 21 (Oleh: Santi)

... Pukul 09.00 seminar dimulai. Bapak Dr. Bambang Sriyanto, M.Th., MM., pembicara dalam seminar ini, mengawali presentasinya dengan memberi penjelasan mengenai pemimpin Kristen. Pemimpin Kristen adalah seorang Kristen yang memimpin, yang berbasis pada Alkitab sebagai "way of life" (pedoman/jalan hidup), yang memiliki keterampilan, kemampuan, dan sikap hati seperti Kristus -- berhati hamba ....
Baca selengkapnya tulisan Santi:
http://blog.sabda.org/2015/03/17/pemimpin-kristen-abad-21/

6. Training Tanpa Judul di SABDA (oleh: Anin)

... Dari training itu, saya belajar banyak hal. Selain tentang pengetahuan teknis, yang lebih penting adalah pelajaran di balik training itu. Pertama jelas, kita tidak bisa melakukan semuanya itu sendiri. Kemudian, kita menjadi tahu kelemahan diri kita, belajar terima kritik dan saran yang membangun pastinya, belajar memecahkan masalah, dan tentang kerja tim juga. Di SABDA, saya mendapat teman baru yang saling mendukung. Yang jelas, banyak hal yang tidak ada di tempat lain, ada di training SABDA ini ....
Baca selengkapnya tulisan Anin:
http://blog.sabda.org/2015/04/13/training-tanpa-judul-di-sabda/

7. Sekolah di SABDA (Oleh: Juni)

... Sekolah di SABDA diawali dengan ber-PA bersama. Kami dibagi dalam kelompok kecil dan kami saling sharing tentang apa yang kami dapat dari firman dan renungan yang dibaca. Di kelompok itu pun, kami saling mendoakan satu sama lain. Setelah itu, setiap hari sebelum memulai materi training atau presentasi, kegiatan diawali dengan yang namanya stand up meeting (meeting sambil berdiri) -- meeting singkat, di mana tiap anggota tim saling meng-update tiga hal: apa yang sudah dikerjakan, hambatan apa yang dialami, dan apa yang akan dilakukan. Tentu saja, yang paling utama adalah dimulai dengan doa ....
Baca selengkapnya tulisan Juni:
http://blog.sabda.org/2015/04/16/sekolah-di-sabda/

8. Ulang tahun Yans, Hilda, Indah, Benny, Ibu Reso, dan Ayub

Bulan Maret dan April memiliki makna tersendiri bagi Yans, Hilda, Indah, Benny, Bu Reso, dan Ayub karena berulang tahun pada bulan tersebut. Kiranya mereka semua semakin dipakai Tuhan dan mengalami penyerahan total dalam mengiring Kristus pada dunia ini. Selamat ulang tahun ya teman-teman. :)
Baca selengkapnya:
Yans --> http://blog.sabda.org/2015/03/05/yans-selamat-ulang-tahun-kawan/
Hilda --> http://blog.sabda.org/2015/03/06/selamat-ulang-tahun-hilda/
Indah --> http://blog.sabda.org/2015/03/12/met-ultah-indah/
Benny --> http://blog.sabda.org/2015/04/07/hore-benny-ulang-tahun/
Ibu Reso --> http://blog.sabda.org/2015/04/14/sugeng-ambal-warsa-bu-reso/
Ayub --> http://blog.sabda.org/2015/04/17/selamat-tua-ayub/


1. Kunjungan ke Rumah Mbah Atmo (Oleh: Anik)

... Sebelum acara dimulai, kami mulai ngobrol-ngobrol dengan Mbah Atmo, dengan tujuan supaya kami semakin mengenal Mbah Atmo dan keluarganya. Mbah Atmo banyak cerita tentang kehidupannya dan anak-anaknya, dan rasa sakit yang pernah dialami ketika ia jatuh. Menurut cerita Mbah Atmo, meskipun salah satu anaknya sudah membeli obat untuknya, Mbah Atmo tetap berdoa minta kesembuhan dari Tuhan karena Mbah Atmo percaya kesembuhan sakitnya hanya didapat dari Tuhan Yesus. Umur Mbah Atmo sudah 75 tahun, pendengarannya sudah berkurang, dan untuk jalan juga sangat susah. Namun, semangatnya tidak kalah lho sama yang muda-muda, termasuk aku he he he he ..., jadi teguran nih buat aku ....

Baca selengkapnya tulisan Anik:
http://blog.sabda.org/2015/02/06/kunjungan-ke-rumah-mbah-atmo/

2. Stand SABDA di Youth Mission Conference II di Semarang (Oleh: Rostika)

... Sesampainya di STBI, kami disambut oleh Pak Hagai yang menjadi koordinator acara YMC II. Selain SABDA, ada beberapa stand lain di sana, di antaranya Waroengsatekamoe (RBC) dan Yayasan KDP (Kasih Dalam Perbuatan). Para peserta terdiri dari anak-anak muda yang terbeban dalam pelayanan misi. Anak-anak muda ini adalah berkat tersendiri bagi Indonesia karena mereka memiliki hati yang rindu menjangkau Indonesia bagi Tuhan. Beberapa dari mereka sudah pernah bertemu dengan SABDA ketika kami membuka stand di acara YMC I di Salatiga, tahun lalu ....

Baca selengkapnya tulisan Rostika:
http://blog.sabda.org/2015/02/10/stand-sabda-di-youth-mission-conference-ii-di-semarang/

3. Kunjungan ke Perbatasan Wonogiri (Oleh: Yans)

... Sesudah 1,5 jam perjalanan, akhirnya kami sampai di rumah Bayu. Di sana, kami disambut dengan sangat baik, kemudian berbagi cerita dengan kedua orang tua Bayu. Beberapa kali, kami tertawa terbahak-bahak karena ada beberapa cerita lucu yang kami dengar dari mereka. Karena tujuan kami datang dari Solo adalah untuk berkunjung, menjenguk, mendoakan, dan saling berbagi berkat, maka kami segera memulai persekutuan kecil berenam ini. Kami menyanyi, berdoa, dan mendengar renungan yang dibawakan oleh Sdr. Ayub. Kami berdoa untuk beberapa permohonan doa dari orang tua Bayu, di antaranya adalah untuk kesehatan ayah Bayu yang sedang dalam proses pemulihan karena jatuh dari motor, juga kesehatan ibunya. Setelah itu, kami semua berdoa syafaat untuk keluarga tersebut ....

Baca selengkapnya tulisan Yans:
http://blog.sabda.org/2015/02/11/kunjungan-ke-perbatasan-wonogiri/

4. "Berekspresi di Era Digital" bagi Remaja PPA Sumpingan Solo (Oleh: Amidya)

... Pada tanggal 5 Februari 2015, YLSA mendapatkan kesempatan untuk melayani siswa-siswi SMP dan SMA di PPA Tresno Putro, Sumpingan, Solo. Kami diminta untuk memberikan seminar mini dengan topik "Berekspresi di Era Digital". Acara ini juga merupakan roadshow perdana bagi Divisi Komunitas YLSA, karena mereka tidak mau ketinggalan dari teman-teman di divisi Publikasi dan PESTA yang sudah mengadakan roadshow divisi. :) Seminar ini diberikan kepada para remaja Kristen untuk dapat berekspresi di media sosial dengan tidak meninggalkan identitasnya sebagai anak-anak Tuhan, yang harus berani bersaksi dan berani tampil beda dalam menggunakan media sosial ....

Baca selengkapnya tulisan Amidya:
http://blog.sabda.org/2015/02/18/berekspresi-di-era-digital-bagi-remaja-ppa-sumpingan-solo/

5. Ulang Tahun Jessica dan Bayu

Bulan Februari adalah bulan yang penuh cinta, kata banyak orang. Namun, bagi Jessica dan Bayu, bulan Februari adalah bulan yang penuh ucapan syukur karena berulang tahun pada bulan tersebut. Kiranya, Jessica dan Bayu makin menyenangkan Tuhan karena Tuhan telah menyatakan kasih-Nya kepada mereka sampai hidup mereka saat ini. Selamat ulang tahun ya, Jessica dan Bayu!

Baca selengkapnya:
Jessica --> http://blog.sabda.org/2015/02/03/happy-sweet-16th-to-jessica/
Bayu --> http://blog.sabda.org/2015/02/10/ulang-tahun-bayu/


1. Berkunjung ke Rumah Mbah Parikem (Oleh: Mei)

... Rumah nenek Mbak Setya berada di desa Mundu, yaitu di Jl. Solo-Purwodadi. Setibanya di sana, nenek sedang menjemur pakaian di pekarangan rumah. Pekarangan rumahnya cukup luas. Ada beberapa pohon mangga dan beberapa jenis bunga yang ditanam. Kami masuk rumah dan duduk lesehan di atas tikar. Seperti orang tua pada umumnya, beliau dengan repotnya mempersiapkan segala sesuatu yang bisa dihidangkan untuk kami ....

Baca selengkapnya tulisan Mei: http://blog.sabda.org/2015/01/13/berkunjung-ke-rumah-mbah-parikem/

2. Kunjungan ke Rumah Ibu Djanti Manulang (Oleh: Okti)

... Mata Ibu Djanti kemudian menjadi berkaca-kaca ketika beliau menceritakan kisah tentang almarhum suaminya, yang meninggal dalam kecelakaan kerja ketika mereka baru berumah tangga 5 tahun di Jakarta. Saat peristiwa itu terjadi, anak-anak beliau masih kecil-kecil. Oleh karena itu, setelah peristiwa itu terjadi, ia pun kembali pulang ke Solo untuk membesarkan anak-anaknya hingga saat ini. Melalui cerita tersebut, kami pun secara tidak langsung dapat merasakan pemeliharaan Tuhan dalam keluarga Ibu Djanti ....

Baca selengkapnya tulisan Okti: http://blog.sabda.org/2015/01/20/kunjungan-ke-rumah-ibu-djanti-manulang/

3. Bersekutu Bersama Siswa-Siswi SMP Kristen 3 Surakarta (Oleh: Gunung)

... Jumlah siswa di SMP Kristen 3 Surakarta tersebut ada sekitar 300 orang. Namun, yang ikut dalam persekutuan tersebut hanya 18 siswa. Meskipun hanya sedikit, semangat mereka patut diacungi jempol. Kali ini, anak-anak akan melakukan kegiatan yang berbeda dalam persekutuan mereka. Biasanya, mereka mendengarkan firman dari pembicara yang melayani di persekutuan tersebut. Namun, pada saat ini, mereka harus ikut aktif dalam kegiatan persekutuan ini ....

Baca selengkapnya tulisan Gunung: http://blog.sabda.org/2015/01/21/bersekutu-bersama-siswa-siswi-smp-kristen-3-surakarta/

4. Berbagi Sukacita di Rumah Ibu John Dana (Oleh: Yoseph)

... Ketika waktunya sudah tepat, kami pun memulai acara pembukaan yang dilakukan oleh Sdr. Hadi. Setelah doa, acara dilanjutkan dengan pujian. Kemudian, saya membawakan renungan yang saya ambilkan dari Mazmur 90:12, "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana". Renungan ini mengajak kita untuk menjadi orang tua yang bisa menjadi panutan bagi keluarga, masyarakat, dan kemuliaan Tuhan ....

Baca selengkapnya tulisan Yoseph: http://blog.sabda.org/2015/01/22/berbagi-sukacita-di-rumah-ibu-john-dana/

5. Kunjungan ke Rumah Budhe Narti (Oleh: Ayub)

... Kunjungan ini bukan sekadar kunjungan belaka, tetapi kami mengemban misi untuk berbagi sukacita Natal bersama keluarga yang kami kunjungi. Kami pun mengadakan ibadah Natal sederhana. Mbak Evie membukanya dengan sedikit perkenalan, kemudian berlanjut dengan menyanyikan lagu bertema Natal bersama yang diiringi oleh Mas Khenny. Setelah bernyanyi, kami masuk dalam perenungan firman Tuhan yang disampaikan oleh Pak Berlin. Setelah mendengar renungan firman Tuhan, kami pun melanjutkan ke sesi perbincangan ....

Baca selengkapnya tulisan Ayub: http://blog.sabda.org/2015/01/28/kunjungan-ke-rumah-budhe-narti/

6. Persekutuan Staf YLSA di Rumah Mbak Okti (Oleh: Yohanes)

... Akhirnya, persekutuan pun dimulai. Mas Ayub, selaku MC, membuka persekutuan dengan menyanyikan lagu "Satukanlah Hati Kami". Saat menyanyikan lagu ini, kami semua bergandengan tangan. Saya sangat terkesan dengan keakraban semua staf di YLSA. Ketika semua staf sedang sibuk bekerja seharian, dengan adanya persekutuan ini saya pribadi merasa bahwa semua kesibukan dan kepenatan itu hilang seketika, diganti dengan canda dan tawa ....

Baca selengkapnya tulisan Yohanes: http://blog.sabda.org/2015/01/29/persekutuan-staf-ylsa-di-rumah-mbak-okti/

7. "Christmas Carol" ke Rumah Okti (Oleh: Wiwin)

... Setelah cukup perkenalan awal kami dengan Tante Sari, Hadi mengajak acara "Christmas Carol" dimulai. Hadi mengajak kami semua menyanyikan dua lagu Natal sebelum Kusumanegara menyampaikan renungan. Lagu "Hai Mari Berhimpun" dan "Dari Pulau dan Benua" pun terdengar merdu kami nyanyikan di ruang tamu yang mungil itu sekalipun tanpa iringan gitar atau alat musik lainnya. Renungan yang dibawakan Kusumanegara diambil dari artikel di situs blogger Kristen SABDA Space ....

Baca selengkapnya tulisan Wiwin: http://blog.sabda.org/2015/01/30/christmas-carol-ke-rumah-mbak-okti/

8. Ulang Tahun Hadi, Setya, dan Khenny

Bersyukur pada bulan Januari ini, Hadi dan Khenny (tim koordinator divisi ITS) dan Setya (koordinator divisi Publikasi), merayakan ulang tahunnya. Kiranya Tuhan menolong mereka untuk terus melangkah di dalam iman dan senantiasa menjadi alat kemuliaan bagi nama Tuhan melalui setiap bagian yang telah dipercayakan.

Baca selengkapnya:
Hadi dan Setya --> http://blog.sabda.org/2015/01/20/hore-koordinator-publikasi-dan-its-ulang-tahun-bareng/
Khenny --> http://blog.sabda.org/2015/01/29/persekutuan-staf-ylsa-di-rumah-mbak-okti/


1. Sharing PA Kitab Mazmur di YLSA (Oleh: Hilda)

... Sementara itu, saya sendiri merasa cukup terberkati oleh kelompok PA ini meskipun saya hanya bisa mengikuti PA seminggu sekali, yaitu setiap hari Kamis, karena berbenturan dengan jadwal kuliah yang harus saya ikuti. Saya belajar bahwa setiap ayat dalam Mazmur Daud terdapat pola yang dapat dibaca dan setiap pola itu mempunyai makna. Saya juga belajar untuk tidak hanya merenungkan firman Tuhan yang tersurat, tetapi juga yang tersirat. Selain itu, saya belajar bahwa setelah merenungkan firman, saya harus mengambil langkah praktis atau aplikasi yang akan saya lakukan untuk merespons ayat tersebut ....

Baca selengkapnya tulisan Hilda:
http://blog.sabda.org/2014/12/01/sharing-pa-kitab-mazmur-di-ylsa/

2. Metode Pengajaran untuk Pelayanan Sekolah Minggu (Oleh: Amidya)

... Pada roadshow kali ini, saya tergabung dalam satu kelompok bersama dengan Mas Yudo dan Mas Bayu. Tempat yang akan kami datangi juga sudah diatur oleh Mbak Setya, yaitu untuk guru-guru sekolah minggu di JFAN (Jesus For All Nations), Sukoharjo. Materi yang akan kami sampaikan adalah Metode Pengajaran untuk Pelayanan Sekolah Minggu. Dalam mempersiapkan bahan ini, saya mengambil dari salah satu publikasi YLSA, yaitu e-BinaAnak ....

Baca selengkapnya tulisan Amidya:
http://blog.sabda.org/2014/12/03/metode-pengajaran-untuk-pelayanan-sekolah-minggu/

3. YLSA pun Menggemakan Misi "Finishing The Task" (Oleh: Ayub)

... Saya sangat bersyukur bisa melayani bersama YLSA di luar kota untuk pertama kalinya. Secara fisik memang sangat melelahkan, tetapi saya pribadi mengucapkan syukur karena banyak pelajaran hidup yang saya dapat melalui seminar, KKR, terlebih dalam pelayanan bersama tim YLSA. Belajar bekerja sama, bercerita tentang pelayanan YLSA kepada orang lain, belajar menerima kritik, serta belajar untuk mengerti keadaan gereja-gereja saat ini ....

Baca selengkapnya tulisan Ayub:
http://blog.sabda.org/2014/12/04/ylsa-pun-menggemakan-misi-finishing-the-task/

4. Berbagi dengan Adik-Adik PPA di GKII Mojosongo, Solo (Oleh: Ade)

... Kali ini, saya satu tim dengan Mbak Setya. Kami mendapat giliran untuk berbagi dengan adik-adik PPA (Pusat Pengembangan Anak) di GKII Mojosongo, Solo. Kala itu, saya diminta untuk menjadi pembicara dengan membawakan tema mengenai penginjilan kepada para peserta yang rata-rata duduk di bangku SMP dan SMA itu. Tema mengenai penginjilan mungkin dirasa cukup "berat", apalagi jika disampaikan kepada anak-anak sekolah yang pada umumnya belum memikirkan tentang bagaimana membagikan Injil ....

Baca selengkapnya tulisan Ade:
http://blog.sabda.org/2014/12/05/berbagi-dengan-adik-adik-ppa-di-gkii-mojosongo-solo/

5. Roadshow PESTA di Persekutuan Oikumene Pemuda (Oleh: Amidya)

... Acara dibuka dengan pujian dan penyembahan, lalu pemimpin pujian memberikan waktu kepada saya untuk menyampaikan firman dengan topik “Bertumbuh dalam Pengajaran Alkitab”. Kurang lebih selama dua minggu saya mempersiapkan materi, berlatih bersama staf YLSA, hingga merevisi bahan presentasi saya. Saya pribadi sungguh bersyukur dapat menyampaikan pemberitaan firman dan mengorelasikannya dengan kelas PESTA Online ....

Baca selengkapnya tulisan Amidya:
http://blog.sabda.org/2014/12/10/roadshow-pesta-di-persekutuan-oikumene-pemuda/

6. "Teknologi: antara Tuan atau Teman" (Oleh: Berlin)

... Selama sarasehan berlangsung, saya menyampaikan beberapa poin tentang perkembangan teknologi, pengaruhnya dalam masyarakat, dan sikap kita sebagai orang Kristen dalam menghadapi perkembangan teknologi. Kita bisa dengan cepat melihat adanya perubahan perilaku masyarakat sebagai dampak berkembangnya teknologi dengan melakukan pengamatan kecil di lingkungan sekitar kita. Orang-orang bermain HP saat nongkrong di HIK, mendengarkan musik dari HP saat berkendara atau naik angkot, anak-anak SD atau TK yang bermain games dari tablet, tukang-tukang becak yang mendengarkan radio/musik dari HP sembari menunggu penumpang, dsb. ....

Baca selengkapnya tulisan Berlin:
http://blog.sabda.org/2014/12/11/teknologi-antara-tuan-atau-teman/

7. Melayani Eyang-Eyang di Komsel Bibis Luhur (Oleh: Okti)

... Tidak mudah memang menjelaskan sesuatu yang berbau teknologi informasi kepada mereka yang sudah sepuh dan mungkin malah tidak pernah bersinggungan sama sekali dengan dunia IT. Namun, dengan lebih menekankan kepada fungsi dan kelebihan dari produk-produk yang dimiliki YLSA, eyang-eyang serta Bapak dan Ibu yang hadir pun jadi lebih paham mengenai apa yang dimiliki dalam produk-produk pelayanan YLSA ....

Baca selengkapnya tulisan Okti:
http://blog.sabda.org/2014/12/12/melayani-eyang-eyang-di-komsel-bibis-luhur/

8. YLSA di PPA Sambeng: Remaja dan Media Sosial (Oleh: Evie)

... Tim dari YLSA yang berangkat ke PPA Sambeng adalah saya, Yans, dan Ade. Saya bertugas untuk menyampaikan materi seminar, Ade sebagai pemandu "ice breaker", dan Yans meng-instal Alkitab dan bahan-bahan lain ke HP para siswa yang hadir. Ada hampir 40 siswa SMP yang hadir sore itu. Beberapa siswa bahkan masih menggunakan seragam sekolah ketika acara dimulai pada pkl. 16.00 ....

Baca selengkapnya tulisan Evie:
http://blog.sabda.org/2014/12/15/ylsa-di-ppa-sambeng-remaja-dan-media-sosial/

9. Ulang Tahun Santi dan Ibu Yulia

Bersyukur pada bulan Desember ini, Santi (koordinator divisi Komunitas YLSA) dan Ibu Yulia (pemimpin YLSA), merayakan ulang tahunnya. Kiranya Tuhan menolong mereka untuk terus melangkah di dalam iman dan senantiasa menjadi alat kemuliaan bagi nama Tuhan melalui setiap bagian yang telah dipercayakan.

Baca selengkapnya:
Santi --> http://blog.sabda.org/2014/12/04/s-a-n-t-i/


Comments