Kamu ada diInternet Bagi Kristus
Internet Bagi Kristus
Artikel YLSA - Februari 2006
Tidaklah mengherankan, jika para penginjil telah menggunakan internet sebagai cara lain untuk memberitakan kabar baik tentang keselamatan kepada orang-orang, karena mereka suka mencoba hal-hal baru. (Phil Barker)
Apakah Anda tahu bahwa penulis Kitab Markus menerbitkan injilnya di atas bahan papirus -- yaitu sejenis kertas yang populer pada saat itu karena mudah diikat, dibawa, dan dibaca? Sebelumnya, buku-buku kebanyakan ditulis pada kulit perkamen yang tipis yang lebih tahan lama, tetapi lebih mahal dan sulit untuk dibawa-bawa. Markus membuat inovasi dengan suatu format yang lebih baik dan cocok untuk distribusi yang lebih luas.
Ketika mesin cetak pertama ditemukan, salah satu bahan yang pertama dicetak dalam bentuk yang mudah dibawa di percetakan Gutenberg (Jerman) adalah Alkitab. Tapi sebelum tahun 1456, Alkitab biasanya disalin dengan tulisan tangan oleh para juru tulis, oleh sebab itu Alkitab menjadi sangat mahal dan hampir tidak mungkin didapatkan oleh masyarakat umum.
Ketika pertama kali radio menjadi populer, Moody Bible Institute berani menggunakan media ini untuk menghadirkan Firman Tuhan bagi para pendengarnya. Beberapa orang Kristen saat itu masih bertanya, "Apakah radio berasal dari setan atau Tuhan?" Perusahaan percetakan dan radio sampai saat ini memang telah digunakan untuk menghadirkan hal-hal yang baik dan buruk. Orang-orang Kristen sejak dulu ingin menghindarkan diri dari menggunakan hal-hal yang tidak baik, tetapi puji Tuhan saat ini orang-orang Kristen tidak lagi menganggap buku- buku atau radio sebagai media yang tidak baik.
Anggapan yang sama seharusnya juga diterapkan untuk media terbaru, yaitu internet. Ketika media ini mulai marak, banyak orang mengatakan bahwa internet telah digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan kebejatan moral dan memang hal itu ada benarnya. Itu sebabnya untuk sesaat orang-orang Kristen tidak menggunakan internet untuk membantu memberitakan berita keselamatan. Pertanyaannya sekarang, sampai kapan orang Kristen akan melepaskan kesempatan-kesempatan baik yang disediakan oleh internet, hanya karena ulah para pendosa yang juga menggunakan internet untuk hal-hal yang immoral?
Kelebihan Internet
Apolos, Paulus, Petrus, Yohanes Pembaptis, dan Stefanus semuanya berpartisipasi dalam ceramah umum untuk menyebarkan Injil. Kadang- kadang orang menerima Yesus sebagai Juruselamat; suatu kali mereka mengatakan, "Kami ingin mendengarkanmu lagi" (Kisah Para Rasul 17:32 NIV). Para utusan Tuhan tersebut berusaha menggunakan semua alat yang ada untuk menyebarkan berita Injil.
Mari kita akui, menyajikan yang terbaik dengan semua sumber pendukung pelayanan yang ada bukanlah hal yang mudah. Menyewa ruang rapat memang mahal, merawat bangunan tidaklah murah, dan membagikan bahan-bahan versi cetak kepada para pembaca di seluruh dunia adalah suatu tantangan yang besar. Radio dan televisi juga mahal -- media komunikasi satu arah ini akan segera dilupakan orang. Puncak dari semua tantangan ini adalah sulitnya menjangkau mereka yang akan mendapatkan keuntungan dari pelayanan kita. Namun, di sinilah internet memberi peran karena sifat dasar internet dapat mengatasi beberapa tantangan tersebut.
- Orang-orang zaman ini telah memberikan perhatian pada internet.
Alamat email dengan tanda @, dan alamat-alamat situs sekarang telah umum muncul di berbagai kartu-kartu bisnis, papan iklan (billboards), iklan-iklan TV, artikel di koran dan majalah, dan bahkan di kotak pembungkus sereal dan dalam percakapan dimana- mana. Menggunakan metode komunikasi yang ada saat ini (internet) untuk menarik perhatian orang terhadap pelayanan yang kita lakukan adalah suatu cara yang efektif untuk menarik perhatian masyarakat. Para pengguna internet mencakup semua generasi dan lebih berjiwa eksplorasi. - Jumlah orang yang menggunakan internet semakin meningkat dengan cepat. Dalam program Seventh WWW User Survei-nya, Georgia Tech melaporkan bahwa Amerika Serikat memiliki lebih dari 30 juta pengguna internet (user). Mungkin ada 50 juta pengguna di seluruh dunia, dan jumlah ini terus meningkat 10% setiap tahunnya sejak survei ini diadakan pada tahun 1997. Lebih dari sepertiga responden mengatakan bahwa mereka menggeser acara menonton TV dengan acara browsing situs karena internet lebih banyak kontrol dan lebih luas cakupannya -- mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan ketika mereka menginginkannya.
- Informasi didistribusikan dengan murah melalui internet.
Dengan sebuah komputer, modem, sambungan telepon, dan Internet service provider, Anda dapat berdialog dengan orang lain, menyediakan Injil dan artikel-artikel pemuridan, serta mengirimkan informasi tentang pelayanan Anda. Untuk mendistribusikan pesan, Anda hanya memerlukan tiga langkah: menyusun teks dilengkapi dengan gambar- gambar; menempatkannya di tempat umum (atau mengirimkannya ke satu email yang kemudian bisa mengirimkannya lagi ke email-email yang lain); dan mempublikasikan kepada umum alamat di mana Anda menempatkannya. Harga yang Anda keluarkan saat mengirim baik kepada satu atau banyak orang tetap sama. - Pengunjung internet tidak dibatasi oleh keberadaan secara fisik.
Anda dapat berkomunikasi secara internasional, regional, dan lokal pada saat yang sama. Jika situs-situs yang berfokus lokal/regional lebih umum dan relevan, maka suatu situs yang punya pembaca dari seluruh penjuru dunia dapat diakses oleh para pengguna internet di seluruh penjuru dunia. - Waktu dan jarak bukanlah masalah dalam berkomunikasi via internet.
Karena situs-situs dapat dijangkau dari berbagai jaringan internet di dunia, pada saat seorang pendeta di Nigeria tidur, saya dapat mengakses situsnya dari Bahama. Komputer yang menjalankan situsnya memberikan respon setiap saat. - Informasi terbaru dapat dibagikan dengan cepat secara global dan lokal.
Merevisi, mengoreksi kesalahan, menambahkan informasi dan meluncurkan berita tidak tergantung pada petunjuk waktu yang terkait dengan media lain.
Kekurangan Internet
Walaupun berlawanan dengan semua cara pemasaran tradisional, World Wide Web dan email tidak berarti dapat menyelesaikan semua masalah Anda, dan Anda tidak dapat pergi kemana Anda ingin pergi hari ini, seperti kata seorang pengusaha iklan. Apakah ini berarti kita harus menolak media ini? Orang-orang Kristen menggunakan banyak media untuk melebarkan kerajaan Allah, jadi sangatlah beralasan jika kita juga menggunakan internet dengan memperhatikan empat kekurangan berikut ini terlebih dahulu.
- Kepasifan adalah kelemahan yang sangat terlihat jelas. Sulit untuk memasukkan situs kita ke dalam pikiran orang lain. Tidak seperti telemarketing, melalui internet Anda tidak mempunyai komunikasi dua arah secara langsung. Sangat mudah bagi orang- orang untuk mengabaikan pesan-pesan melalui email, melewati (skip) isi situs, dan bahkan mereka tidak pernah mendengar/ mengenal situs Anda. Pernyataan seperti "Buatlah situs dan orang- orang akan datang" tidaklah benar. Memang ada banyak cara untuk mengatasi kepasifan, namun para pembuat situs harus secara aktif mempromosikannya.
- Keadaan tanpa nama adalah salah satu cara favorit setan untuk menyerang orang-orang, memisahkan mereka dan mendorong mereka pada kesepian. Tuhan menciptakan kita sebagai makhluk sosial, dan bahkan Ia memilih hadir secara jasmani sebagai cara komunikasi yang paling efektif. Orang-orang mengakui bahwa mereka memiliki kenalan melalui internet dan belum pernah bertemu secara pribadi. Orang-orang kadang menghabiskan waktunya berhari-hari tanpa meninggalkan rumah karena mereka "bertemu" orang lain melalui internet. Para pendeta, pemimpin pelayanan, guru perlu menyadari implikasi dari keterpisahan ini. Penipuan, keputusan yang keliru, dan godaan-godaan dapat muncul dari pembicaraan yang berlangsung secara tidak langsung ini.
- Isi yang tidak bermoral adalah kekurangan lain dari internet. Pornografi, cara perakitan bom, bentuk-bentuk kejahatan, dll. dapat ditemukan di internet. Jika kejahatan yang sama dapat ditemukan di mana saja, internet meniadakan satu rintangan penting -- Anda dapat melakukan pencarian secara pribadi. Akhirnya, mengakses isi yang tidak baik tanpa memperhatikan media, pada dasarnya adalah suatu pilihan moral. Kita perlu memperbarui komitmen kita untuk melakukan hal-hal yang baik karena kita mengasihi Tuhan dan ingin mematuhi-Nya (Yohanes 15; 1Yohanes 4). Kita tidak perlu takut pada apa yang akan terjadi. Kebenaran muncul karena mengalahkan kejahatan.
- Tidak adanya koreksi dan keseimbangan mengakibatkan setiap orang mudah menyebarkannya. Tidak ada editor yang mereview pesan-pesan tersebut. Hasilnya, email dan situs-situs perlu diteliti dengan cermat dan dibandingkan dengan sumber-sumber lain yang isinya dapat dipercaya. Menerima secara buta apapun yang diterbitkan berarti tidak menggunakan internet secara bijaksana.
Demografi
Agar pelayanan bisa efektif, Anda perlu mengetahui sasaran Anda. Internet dapat memberikan demografi untuk membantu Anda. Beberapa pengertian berasal dari mempelajari Firman Tuhan, tetapi beberapa juga berasal dari pemahaman tentang stres, prioritas, dan karakteristik orang yang Anda layani. Biro Sensus AS (U.S. Census Bureau) mengelola suatu situs berdasar berbagai hasil survei terbaru. American Demographics mempublikasikan informasi pemasaran yang berguna yang dapat diadaptasi oleh pelayanan outreach gereja. Pandangan tentang budaya dan apa yang dipikirkan oleh orang-orang dapat dilihat dalam berbagai halaman tanggapan. Suatu situs bertanya, "Berapa banyak teman dibutuhkan?" Jawaban-jawaban yang ditampilkannya menunjukkan betapa kerasnya perjuangan orang-orang untuk mengatasi kesepian.
Apologetika dan Penginjilan
Apologetika (penjelasan tentang iman) dan penginjilan adalah dua area pelayanan yang dapat ditemukan di internet. The Christian Apologetics and Research Ministry, Leadership University, dan Christian Classics Ethereal Library adalah tiga contoh situs apologetika. Jika Anda dapat menjawab dengan baik pertanyaan- pertanyaan atau menjelaskan doktrin-doktrin iman, Anda dapat mempublikasikan artikel apologetika di situs pelayanan Anda.
Tidaklah mengherankan jika para penginjil telah menggunakan internet sebagai cara lain untuk memberitakan Kabar Baik tentang keselamatan kepada orang-orang, karena mereka berani mencoba hal-hal baru. Sementara itu sarana untuk menjalin kontak pribadi adalah hal yang sering diminati dan dipilih untuk menguatkan iman orang lain. Dalam hal ini internet dapat menjadi sarana yang hebat untuk mengirimkan pesan-pesan penginjilan secara pribadi kepada para pencarinya. Hutchcraft Ministries and Leadership University adalah dua situs yang menyajikan pesan-pesan Injil. Salah satu newsletter dari Hutchcraft Ministries mengindikasikan bahwa dalam satu bulan ada 20 orang dari 4 negara yang telah menerima keselamatan melalui situs mereka. Salah satu dari mereka berasal dari sebuah negara yang tertutup bagi Injil.
Leadership University memiliki selusin situs yang menyajikan Injil secara spesifik kepada para musisi, atlet, kaum homoseksual, ilmuwan, dan murid-murid sekolah.
The Billy Graham Evangelistic Association mengadakan sebuah konferensi untuk memperkenalkan tentang bagaimana menggunakan internet sebagai sarana penginjilan. Salah satu hasil konferensi tersebut adalah sebuah situs follow-up. Tanpa mempedulikan lokasi seseorang, situs ini menyediakan pengajaran yang sangat membantu para pengunjungnya untuk bertumbuh dalam iman. Hasil lainnya adalah sebuah sumber bahan online bagi para konselor untuk melakukan konseling melalui telepon atau internet.
Pelayanan Lintas Budaya
Internet memberi kesempatan bagi mereka yang melakukan pelayanan lintas budaya secara global agar bisa berkomunikasi secara internasional dengan biaya yang hemat. Mereka dapat mengirim dan menerima informasi meskipun berada di tempat lain yang terpisahkan oleh jarak dan waktu. Informasi tentang "suku-suku", Nance Prayer Profiles dan usaha kerja sama misi internasional dapat ditemukan di internet. Para misionaris, sarjana dan anggota gereja semuanya dapat menemukan sumber-sumber bahan regional di SIL Ethnologue, dan Africa Missions Home Page.
Pertumbuhan Orang-orang Percaya
Para penginjil mulai menyadari bahwa potensi internet sama kuatnya seperti yang dilakukan oleh para pembela iman (apologet). Sekarang ini para pendeta dan guru mulai menolong orang-orang percaya untuk bertumbuh. Jawaban-jawaban praktis atas pertanyaan-pertanyaan tentang doktrin, pemuridan, doa, orang tua, dan pelayanan muncul di situs-situs gereja dan pelayanan.
Situs Insight for Living memberi kesempatan kepada pendengarnya untuk mendengarkan program mereka melalui internet kapan saja mereka mau, tidak hanya ketika program tersebut disiarkan. "Today in the Word" dari Moody dan "Our Daily Bread" dari Radio Bible Class adalah situs-situs yang setiap hari sering dikunjungi oleh orang-orang yang mencari dorongan semangat.
Orang-orang Kristen Memiliki Keuntungan Besar
Dua karakteristik yang penting dalam menggunakan internet untuk Tuhan adalah kemurahan hati dan perhatian orang. Lebih dari 90% pengguna internet mengatakan bahwa mereka mencari isi yang berkualitas tinggi dan layanan gratis. Keinginan orang-orang Kristen untuk melayani orang lain sesuai dengan dua syarat utama tersebut. Orang-orang Kristen seharusnya tidak membiarkan komunikasi internet hanya dikuasai oleh mereka yang cakap dalam hal teknis saja namun masih kurang peduli dengan pelayanan.
Ketika saya mendengar para pebisnis, ibu mertua saya, perusahaan telepon yang saya kelola, dan teman-teman saya di gereja semuanya membicarakan tentang penggunaan internet, saya tahu bahwa internet perlu dimanfaatkan. Jadi mengapa tidak menggunakan media internet bagi Kristus? (t/Ratri)
Sumber diterjemahkan dan diedit dari:
Posting Billy N. di Milis Sahabat Kristen
Untuk bergabung: < SahabatKristen-subscribe(at)yahoogroups.com >





