- Selasa, Maret 25, 2008 - 02:30
Tentang YLSA
Dikirimkan oleh admin pada Rab, 2007-04-11 10:02
Sejarah YLSA
1993 - Lahirnya Sebuah Visi
1994 - Yayasan Lembaga Alkitab Komputer (YLAK)
1995 - SABDA© dan YLSA
1996 - SABDA© Tahap Pertama
1997 - I-KAN (Internet - Komputer Alkitab Network)
1998 - Situs-situs YLSA
1999 - Prototipe CD SABDA©
2000 - Peluncuran CD SABDA©
2001 - Proyek-proyek Baru
2002 - Tahap Pengembangan
2003 - Penambahan Situs-situs YLSA
2004 - Transisi untuk Suatu Babak Baru
Berikut adalah kronologi peristiwa perjalanan pelayanan Yayasan Lembaga SABDA:
Tahun 1993 - Lahirnya Sebuah Visi
Pada tahun 1993 pelayanan YLSA mulai dirintis. Saat itu muncul kerinduan dari beberapa orang yang memiliki keahlian di bidang teknologi komputer untuk mempersembahkan talentanya kepada Tuhan. Dengan didorong oleh kerinduan untuk menyebarkan Kabar Baik (Alkitab) ke lebih banyak orang dan melihat belum adanya alat yang canggih untuk mempelajari Alkitab dalam bahasa Indonesia, maka muncullah ide untuk menyediakan Software Alkitab yang bermutu bagi masyarakat Kristen Indonesia.
Ide utamanya bukanlah membuat software sendiri, karena pada saat itu telah banyak beredar software Alkitab dalam bahasa Inggris, masing-masing dengan keunggulan dan kelemahannya. Setelah dilakukan riset yang cukup matang dan dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu, akhirnya pilihan jatuh kepada program OnLine Bible© (OLB) yang dikembangkan oleh Larry Pierce (Canada). Setelah dilakukan diskusi dengan Larry Pierce maka izinpun didapatkan untuk membuat "OnLine Bible versi bahasa Indonesia" dengan catatan bahwa program ini harus diberikan secara gratis (cuma-cuma) untuk masyarakat Kristen Indonesia. Maka dimulailah proyek besar dengan mulai mengadakan kontak dengan beberapa lembaga Kristen lain.
Tahun 1994 - Yayasan Lembaga Alkitab Komputer (YLAK)
Kontak dengan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) mulai dirintis pada tahun ini. Beberapa perjanjian dibuat untuk mendapatkan izin pemakaian teks Alkitab. Pekerjaan proyek ini mulai berjalan dengan perlahan tapi pasti. Agar pelayanan ini dapat berjalan lancar maka diperlukan suatu wadah organisasi di mana kegiatan ini nanti akan bernaung. Maka di hadapan badan notaris dan pengurus-pengurus yang ditunjuk dibentuklah yayasan dengan nama: Indonesian Society for Biblical Computing atau Yayasan Lembaga Alkitab Komputer (YLAK). Dua bahan pertama mulai diproses, yaitu teks Alkitab elektronik versi Terjemahan Baru (TB) dan Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS) dari Lembaga Alkitab Indonesia (LAI).
Uji coba program Online Bible (OLB) dengan dua versi teks Alkitab bahasa Indonesia, yakni Terjemahan Baru (TB) dan Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS), berjalan dengan cukup memuaskan. Hasilnya adalah diluncurkannya CD OnLine Bible oleh OLB International (Eropa) yang memuat dua versi teks Alkitab bahasa Indonesia di dalamnya (yang kami sebut sebagai versi 1.0). Namun kerinduan kami yang paling utama adalah mengembangkan software OLB ini ke dalam versi bahasa Indonesia (versi 2.0) dan memakainya dengan bahan-bahan berbahasa Indonesia, sehingga bisa dipakai secara luas oleh masyarakat Kristen Indonesia, khususnya yang tidak menguasai bahasa Inggris.
Penyeleksian bahan-bahan lain, selain Alkitab, dilakukan cukup cepat. Penerbit-penerbit Kristen yang memiliki Hak Cipta terhadap bahan-bahan yang dipilih ternyata memberikan respon yang sangat positif sehingga izin-izin bisa didapatkan dengan cepat. Satu per satu bahan diproses dan ditambahkan ke dalam program, misalnya kamus Alkitab dan buku-buku Kristen lain. Nama "SABDA" akhirnya dipilih untuk menjadi nama software OLB versi bahasa Indonesia, yang merupakan singkatan dari "Software Alkitab, Biblika Dan Alat-alat". Pada tahun ini pula YLAK yang terdaftar di Pengadilan Negeri Daerah, diganti namanya menjadi Yayasan Lembaga Komputer Alkitab (YLKA) atau Association for Biblical Computing. Namun, tidak lama nama itu diubah lagi menjadi Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). Nama yang resmi dipakai sampai sekarang.
Tahun 1996 - SABDA© Tahap Pertama
SABDA©, yang merupakan Online Bible versi Bahasa Indonesia tahap pertama selesai, bukan hanya untuk versi Windows 3.1 tetapi juga versi Macintosh/Apple(tm). Sementara itu bahan-bahan dan buku- buku yang didapatkan semakin bertambah dan diproses hingga sampai akhir tahun ini sudah puluhan bahan dan buku yang selesai dikompilasi untuk dimasukkan dalam SABDA©. Pada akhir tahun ini, dunia Barat dikejutkan dengan munculnya teknologi internet. Dengan semangat yang tinggi YLSA mengantisipasi akan munculnya teknologi internet ini sebagai suatu kesempatan emas untuk dapat melayani dengan lebih luas di dunia maya.
Tahun 1997 - I-KAN (Internet - Komputer Alkitab Network)
Pada tahun ini proyek SABDA© terus dikembangkan, yaitu mempersiapkan versi Windows dan versi CD. Ketika internet betul-betul mulai dapat diakses secara umum oleh masyarakat Indonesia pada tahun 1997, maka YLSA pun mulai berkiprah di dunia elektronik, sesuai dengan VISI YLSA, yakni untuk menjadi "Electronic Servants to the Body of Christ". Langkah pertama yaitu dengan membangun sebuah sistem mailing list I-KAN (Internet -- Komputer Alkitab Network). Melalui sistem ini diterbitkan tiga Publikasi Elektronik Kristen (e-RH, e-SH dan e-Humor) dan dibuka banyak Forum Diskusi Kristen. Selain itu beberapa proyek pembuatan situs mulai dirancang. Salah satunya adalah dengan mengembangkan interface SABDA© versi Web agar dapat diakses lewat internet.
Untuk lebih mengembangkan pelayanan di bidang internet maka YLSA meluncurkan beberapa situs yang telah dirancang tahun sebelumnya, seperti Situs Muara Informasi Kristen (MIK) yang menjadi direktori sumber-sumber Kristen Indonesia online, Situs YLSA dan Situs Internet -- Komputer Alkitab Network (I-KAN). SABDA© versi web dan interface OLB/Web (SABDA-Web- Alkitab format HTML) untuk diakses dari internet, juga selesai dan berhasil diluncurkan. Sistem I-KAN juga terus dikembangkan dengan menambah dua Publikasi Elektronik (e-JEMMi dan YBA). Sementara itu proyek-proyek konsultasi, instalasi dan training untuk menolong organisasi Kristen lain, yang telah dimulai sejak tahun lalu, semakin sibuk dikerjakan.
Tahun 1999 - Prototipe CD SABDA©
Software SABDA© pun terus maju dengan dihasilkan "prototype" SABDA© pertama dalam bentuk CD. Proses penyelesaian bahan-bahan modul maupun bahan untuk Help/Tutorial selesai dikerjakan pertengahan tahun ini, dan SABDA© siap diluncurkan.
Kemajuan penting pada awal tahun ini adalah diselenggarakannya kerjasama antara YLSA dan In-Christ.net untuk mengadakan pendidikan jarak jauh lewat internet yang disebut: Pendidikan Elektronik Studi Teologia Awam (PESTA). 2 Kursus berhasil diselenggarakan dan respon yang didapat dari para peserta sangat menggembirakan dan hal ini memberikan indikasi kesiapan masyarakat Kristen Indonesia untuk menerima pelayanan elektronik dengan lebih luas lagi. Menyusul Situs PESTA juga berhasil diluncurkan oleh In-Christ.net.
Pelayanan YLSA dalam bidang internet juga terus berkembang. Selain berhasil meluncurkan Situs e-MISI (Mengabarkan Injil Ke seluruh Indonesia) dan Situs Web2000, ada tiga Publikasi Elektronik (ICW, e-Reformed dan 40 Hari Doa) dan 2 Milis Diskusi (e-Software dan e-WebAuthor) yang diluncurkan pada tahun yang sama. Perintisan pembuatan situs-situs barupun terus dilakukan. Pelayanan konsultasi dengan organisasi Kristen lainnya juga terus berjalan.
Tahun 2000 - Peluncuran CD SABDA©
Setelah melalui perjuangan yang tidak kenal lelah akhirnya CD SABDA© berhasil diselesaikan dan diluncurkan dan dibagikan ke seluruh penjuru dunia. YLSA juga berhasil mengembangkan sistem pelayanan elektronik yang lebih luas di internet dengan menambah empat Publikasi Elektronik baru (SNOB, e-Binaanak, e-SBU dan Berita Jaffray). Saat itu telah dilayani lebih dari 12.000 subscribers untuk publikasi yang diterbitkan melalui sistem I-KAN. Sistem I-KAN juga melayani puluhan Milis Diskusi. Keberhasilan PESTA juga mendorong dirintisnya pelayanan KTB Misi sebagai perluasan dari pelayanan Publikasi e-JEMMi dan Situs e-MISI. Pada akhir tahun ini perintisan Situs SABDAweb (situs baru yang berbeda dengan SABDA-Web) juga dimulai. Diharapkan situs ini akan menjadi situs Alkitab yang paling lengkap dan memiliki fasilitas-fasilitas sistem pencarian yang paling canggih.
Tahun 2001 - Proyek-proyek Baru
Sementara proyek-proyek yang telah dikerjakan berjalan, beberapa proyek baru muncul pada tahun ini, yaitu CIEL (Christian Indonesian Electronic Library); peluncuran milis Publikasi baru yaitu e-KJDN dan e-Konsel; perintisan Situs C3I (Christian Counseling Center Indonesia) yang merupakan situs utama dari e-Konsel; perintisan Situs PEPAK (Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen) yang merupakan situs informasi pelayanan anak online yang paling lengkap bagi masyarakat Kristen Indonesia; dan pembuatan prototipe CD beserta bahan audionya. Sementara itu Pelayanan PESTA terus mengalami kemajuan yang pesat. Pelayanan I-KAN yang menerbitkan 10 Publikasi Elektronik juga menambah anggotanya menjadi 25.000 subscribers. Dan di akhir tahun ini, dengan gembira YLSA meluncurkan Situs SABDA.org dan SABDAWeb bagi masyarakat Indonesia.
Beberapa hal penting lain yang terjadi tahun ini adalah dirintisnya kerjasama dengan Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK), yaitu untuk membangun Situs TELAGA. Sementara itu pada saat yang sama dirintis pula pembangunan sebuah Christian Counseling Center Indonesia online bagi masyarakat Kristen Indonesia. Ketertarikan YLSA untuk membangkitkan kembali Alkitab-alkitab kuno terjemahan dari para misionaris Belanda abad 17 - 19 juga merupakan awal dirintisnya pencarian dan pemrosesan bahan-bahan Alkitab kuno untuk dibuat dalam bentuk elektronik.
Tahun 2002 - Tahap Pengembangan
Pada tahun ini YLSA telah mengerjakan beberapa pengembangan penting antara lain mengembangkan Situs SABDA.org untuk menjadi sistem Arsip I-KAN, juga menambahkan beberapa fungsi/fitur baru dalam Situs SABDAweb. Selain itu diluncurkan situs baru yang sangat mendukung pelayanan guru-guru Sekolah Minggu di Indonesia, yaitu Situs PEPAK. Program SABDA© versi Windows 2000/XP juga dirilis tahun ini. Pelayanan Publikasi I- KAN berjalan sangat lancar, walaupun pada saat yang sama Forum Diskusi I-KAN mulai mengalami penurunan, terutama disebabkan karena kurangnya SDM untuk mengelola I-KAN. Oleh karena sebab yang sama pelayanan PESTA Online juga terpaksa dihentikan. Beberapa strategi baru dicoba untuk dipikirkan untuk menambah SDM sehingga pelayanan YLSA bisa berkembang dengan lebih baik di tahun yang akan datang.
Tahun 2003 - Penambahan Situs-situs YLSA
Hasil pada tahun ini cukup menggembirakan karena YLSA berhasil menambah panjang daftar Situs Kristen Indonesia dengan meluncurkan beberapa situs baru yang bermutu yaitu: situs konseling yang dari proyek Christian Counseling Center Indonesia (C3I); Situs e-Reformed yang berisi beraneka tulisan/artikel-artikel teologia untuk mendukung gerakan Reformed; juga Situs Tegur Sapa Gembala Keluarga (TELAGA) yang telah dirintis dua tahun sebelumnya; Situs Sejarah Alkitab Indonesia (SAI) yang berisi berbagai kisah dan sejarah penerjemahan Alkitab, khususnya 22 Alkitab versi bahasa Indonesia; dan Situs PESTA Online yang berisi bahan-bahan kursus PESTA. Selain itu Situs e-MISI tampil dengan wajah baru dan tambahan bahan-bahan baru yang dirilis kembali pertengahan tahun 2003.
Pada tahun ini, proyek-proyek lain yang juga dikerjakan oleh YLSA antara lain, meng-upgrade program SABDA© ke versi yang paling baru yaitu versi 1.33, penambahan bahan-bahan baru dalam SABDA©, proyek baru Interlinier Alkitab bahasa Yunani dan PB - Bahasa Indonesia juga dimulai. Pada saat yang sama perintisan pembuatan Situs SABDAnet untuk mendukung peluncuran CD SABDA© ver. 3.0 juga sudah dimulai. Sementara itu Publikasi Elektronik I-KAN juga terus terbit secara aktif dan produktif. Salah satu hal yang patut disyukuri dari keberhasilan pelayanan tahun ini adalah penambahan jumlah staf di YLSA.
Tahun 2004 - Transisi untuk Suatu Babak Baru
Menyadari bahwa management kantor merupakan salah satu faktor penting untuk melebarkan sayap yayasan ini, maka langkah yang diambil pada awal tahun ini adalah pembenahan infrastruktur di dalam yayasan.