Yayasan Lembaga SABDA dan Pelayanan Biblical Computing

Sahabat YLSA, berikut ini hasil wawancara Pimpinan YLSA, Ibu Yulia Oeniyati dengan Majalah Penyuluh bulan April lalu selepas acara Media Breakthrough Prayer di Jakarta. Simak wawancara selengkapnya berikut ini.

YAYASAN LEMBAGA SABDA DAN PELAYANAN BIBLICAL COMPUTING

Senyum ramah dan hangat terpancar dari wajah Ibu Yulia Oeniyati, Th.M., tatkala menyambut kedatangan Penyuluh di rumah salah seorang kenalannya di kawasan jalan Kartini Raya, Jakarta Pusat, Senin, 23 April 2007, pukul 08:10 WIB. Penyuluh tertarik untuk mewawancarai beliau dikarenakan pelayanannya bersama rekan-rekannya di Yayasan Lembaga SABDA dalam bidang Biblical Computing (Komputasi Alkitab). Berikut ini ringkasan wawancara tersebut.

"Banyak orang yang belum memahami apa itu Biblical Computing," demikian Ibu Yulia mengawali pembicaraannya. "Istilah Biblical Computing tidak sama dengan Alkitab yang bisa dibaca di komputer, atau memindahkan Alkitab ke media komputer. Biblical Computing adalah program (perangkat lunak) komputer yang bisa dipakai untuk melakukan berbagai kegiatan "biblical studies", penyelidikan, dan penggalian Alkitab yang lengkap dan bertanggung jawab."

Secara ringkas, beliau menjelaskan, ketika perangkat lunak (program) dan berbagai teks Alkitab dan bahan biblika yang dinamai SABDA (Software Alkitab, Biblika Dan Alat-alat) diinstal di sebuah perangkat komputer, maka Anda bisa memakai fasilitas pencarian yang ada di dalamnya untuk menemukan berbagai kata, frasa, kalimat, atau ayat tertentu dalam Alkitab (beserta definisi dan referensinya) dengan cepat dan efisien. Sebagai contoh, jika Anda ingin mencari kata "wanita" dalam seluruh Alkitab, Anda hanya perlu mengetik kata "wanita" dalam kotak pencarian, kemudian klik "tampilkan", maka Anda akan mendapatkan ayat-ayat dalam Alkitab yang mengandung kata yang Anda cari tersebut. Bahkan Anda juga dapat membandingkan ayat-ayat tersebut dalam beberapa versi dan bahasa Alkitab yang tersedia dalam program SABDA ini, termasuk mencari maknanya dalam bahasa asli Alkitab, yaitu Ibrani atau Yunani.

"SABDA, yang dikemas dalam sebuah CD ini, sangat berguna sekali untuk menolong hamba-hamba Tuhan, para pemimpin Kristen, dan juga orang-orang Kristen awam untuk menyiapkan khotbah, artikel, renungan, bahkan tulisan ilmiah," lanjut Ibu Yulia. Hal ini dimungkinkan karena di dalam CD SABDA terdapat berbagai teks Alkitab yang dilengkapi dengan banyak sekali bahan biblika lain (150 buku elektronik) yang sangat menolong dalam melakukan penyelidikan Alkitab dan tugas-tugas pelayanan lainnya; misalnya konkordansi, kamus Alkitab, leksikon, referensi silang, catatan ayat, artikel, dan masih banyak lainnya.

Program software Alkitab SABDA yang canggih ini diproduksi oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) yang didirikan oleh Ibu Yulia dengan beberapa rekan yang mengasihi Tuhan. YLSA memang memiliki visi untuk menjadi "hamba" yang melayani masyarakat Kristen Indonesia dengan menggunakan keampuhan media elektronik komputer dan internet. "Kami bekerja sama dengan pihak OLB (Online Bible) asal Kanada dan mendapat izin untuk mengembangkan program Alkitab yang sudah cukup dikenal di seluruh dunia ini dengan melengkapi isinya dengan konten-konten yang berbasis bahasa Indonesia. Karena itu, YLSA juga bekerja sama dengan banyak penerbit Kristen di Indonesia," demikian beliau memaparkan.

Sebagai informasi, pengerjaan SABDA membutuhkan waktu dan tenaga yang luar biasa besar. Sejak perintisan versi 1.0 sampai yang ke 3.0 saat ini, dibutuhkan waktu pengerjaan rata-rata lima tahun per versi. Selain menggunakan antarmuka (interface) dalam bahasa Indonesia, SABDA juga dilengkapi dengan bahan tutorial dan menu bantuan dalam bahasa Indonesia, sehingga diharapkan dapat menolong setiap pengguna yang baru pertama kali menggunakannya.

Tanggapan positif masyarakat Kristen Indonesia yang menggunakan CD SABDA sungguh sangat menggembirakan, di antara mereka adalah para hamba Tuhan, kaum awam, dan mereka dari kalangan akademisi teologia, termasuk para mahasiswa teologia asal Indonesia yang sedang menempuh studi lanjut di luar negeri. Mereka merasa sangat terbantu dengan adanya CD SABDA ini.

"CD SABDA disebarkan melalui berbagai cara. Selain dibagikan lewat acara-acara khusus (seminar, konvensi, atau sidang sinode) dan dari mulut ke mulut, kami juga menyediakan sarana lewat distributor, yaitu mereka-mereka yang bersedia membantu dan terbeban untuk membagikannya. Saat ini ada 69 distributor CD SABDA, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Bagi yang menginginkan CD SABDA, silakan menghubungi para distributor tersebut, yang daftarnya dapat dilihat di situs SABDA©," jelas Ibu Yulia mengakhiri perbincangannya dengan Penyuluh.

Di akhir pembicaraan ini, Penyuluh tidak hanya menerima CD SABDA 3.0, tapi juga beberapa CD produksi YLSA lainnya, seperti CD Chinese Treasures 3.0 (Software Alkitab dalam Bahasa Cina), CD Audio Bible MP3 Perjanjian Baru dalam Bahasa Indonesia sehari-hari (BIS), Bahasa Indonesia Terjemahan Baru (TB), serta Bahasa Jawa dan Bahasa Sunda.

Nah, pembaca Penyuluh. Jika Anda ingin mendapatkan info tentang beragam pelayanan YLSA dan berminat untuk mendapatkan CD SABDA 3.0 tersebut, silakan mengeklik alamat: http://www.sabda.org/ylsa atau meminta informasi ke < info-sabda(at)sabda.org >. CD SABDA 3.0 ini dibagikan secara gratis dan dapat diperbanyak sendiri, dengan catatan tidak untuk diperjualbelikan atau untuk tujuan komersil. Tentu saja ini menjadi suatu anugerah yang luar biasa bagi masyarakat Kristen yang masih perlu banyak bertumbuh.

Bagi Anda yang tergerak untuk mendukung pelayanan YLSA dalam penyebaran CD SABDA dan pelayanan-pelayanan YLSA yang lain, baik dalam bentuk doa atau dana, silakan menghubungi < YLSA(at)sabda.org >. Tuhan memberkati YLSA senantiasa. Amin.

Sumber: Majalah Penyuluh

   Gratis | Lowongan | Partisipasi | Kontak Kami | Buku Tamu   
Disclaimer | © 2005-2008 |  Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) | E-mail: webmaster(at)sabda.org
   Laporan Masalah/Saran