- Selasa, Maret 25, 2008 - 02:30
artikel
Ketakutan dan Kesukaan Besar
Dikirimkan oleh admin pada Sel, 2008-03-25 02:30Baca: Matius 28:1-10
Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. -- Matius 28:8
Maria dan beberapa orang wanita yang pergi bersamanya mengunjungi tempat pemakaman Yesus, tidaklah mengharapkan sambutan yang mereka terima di kubur. Mereka datang pada waktu dini hari untuk membalurkan rempah-rempah pada tubuh Teman mereka -- tanpa mengetahui bagaimana caranya masuk ke dalam kubur. Namun saat mendekati kubur, mereka tercengang karena melihat batu besar telah tergeser dari lubangnya. Bahkan yang lebih menakjubkan, mereka melihat seorang malaikat sedang duduk di atasnya.
Tidaklah mengherankan jika mereka merasakan takut dan takjub. Akan tetapi, mereka juga merasakan sukacita yang besar setelah malaikat itu mengundang mereka masuk untuk melihat ke dalam kubur kosong, kemudian menyuruh mereka untuk pergi dan memberitahukan kepada para murid yang lain bahwa Yesus telah bangkit.
Hampir dua ribu tahun setelah pemberitahuan pertama tersebut, kita, para pengikut Yesus juga memiliki perasaan yang tak menentu dalam membagikan berita baik seperti itu. Kita merasakan sukacita yang besar karena Yesus hidup, tetapi juga merasakan ketidaknyamanan di dalam menceritakan tentang Dia kepada orang lain. Para wanita merasa takjub karena melihat dan mendengar seorang malaikat di pintu kubur, tetapi ketakutan kita berbeda. Kita takut akan apa yang orang lain mungkin pikirkan tentang kita ketika kita memberitahukan mereka bahwa Yesus telah bangkit. Namun sama seperti Maria dan wanita lainnya, kita memiliki tanggung jawab untuk memberitahukan orang lain tentang kabar baik. Roh Allah akan menolong kita untuk mengatasi ketakutan dan membagikan sukacita kita yang besar. -- JDB
Kabar baik tentang kebangkitan terlalu baik untuk disimpan bagi diri kita sendiri.
Diambil dari:
| Judul buku | : | Kemenangan dalam Kebangkitan |
| Penulis | : | J. David Branon |
| Penerjemah | : | Tim RBC Indonesia |
| Penerbit | : | RBC Ministries Indonesia, Jakarta 2004 |
| Halaman | : | 48 |
YLSA Berulang Tahun
Dikirimkan oleh admin pada Sel, 2008-02-05 05:53Judul yang diberikan di atas sebenarnya agak mengganjal, karena tidak ada yang ingat kapan tepatnya Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) berdiri. Karena itu, ulang tahunnya pun tidak pernah diperingati. Namun, 2004 menjadi tahun yang istimewa bagi YLSA karena tepatnya 1 Oktober 2004, akhirnya YLSA memiliki sebuah kantor yang memadai untuk kegiatan pelayanan YLSA. Ini merupakan hadiah istimewa karena berdirinya kantor YLSA adalah jawaban Tuhan atas doa yang telah kami panjatkan cukup lama. Rasa syukur yang sangat dalam atas pemberian Tuhan itu mendorong kami untuk mengadakan kebaktian ucapan syukur sebagai peresmian atas penggunaan kantor YLSA. Sejak saat itulah, kami bersepakat menetapkan 1 Oktober sebagai hari perayaan ulang tahun YLSA. Nah, begitulah riwayat lahirnya hari ulang tahun YLSA. (Mudah-mudahan penjelasan ini dapat menjawab ganjalan dari judul di atas.)
»
- Login or register to post comments
- baca selanjutnya